Menteri Susi: Kapal MV Nika Sering Berganti Nama dan Kerap Mencuri Ikan

Kompas.com - 15/07/2019, 17:33 WIB
Menteti Kalautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bersama unsur TNI AL dan Polri melakukan pemeriksaan ke dalam kapal MV Nika berbendera Panama, yang saat ini telah berada di Dermaga Golden Fish Barelang, Batam, Kepulauan Riau. HADI MAULANAMenteti Kalautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bersama unsur TNI AL dan Polri melakukan pemeriksaan ke dalam kapal MV Nika berbendera Panama, yang saat ini telah berada di Dermaga Golden Fish Barelang, Batam, Kepulauan Riau.

BATAM, KOMPAS.com - Menteri Kalautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bersama unsur TNI AL dan Polri melakukan pemeriksaan ke dalam Kapal MV Nika berbendera Panama, yang saat ini telah berada di Dermaga Golden Fish Barelang, Batam, Kepulauan Riau.

Kapal yang diamankan KP ORCA 3 dan 2, milik Satuan Tugas 115 di sekitar Perairan Pulau Weh, Aceh, pada tanggal 12 Juli 2019 kemarin ini, menurut Susi merupakan kapal yang terindikasi banyak permasalahan.

Di antaranya memalsukan certificate of registration di Panama yang menyatakan dirinya adalah General Cargo Vessel, sementara MV Nika diduga melakukan penangkapan dan atau pengangkutan ikan.

Baca juga: Tertangkap Mencuri Ikan di Kepri, ABK Berusaha Tenggelamkan Kapal

Dugaan pelanggaran kedua, berdasarkan laporan dari the Convention on Antarctic Marine Living Resources (CCAMLR) dan Inspection Report UK-Marine Management Organization (UK-MMO), MV Nika melakukan penangkapan ikan tanpa izin dan atau transhipment di zona 48.3 B, yaitu di dalam wilayah The South Georgia and The South Sandwich Islands dan The Falklands Island (Islas Malvinas).

Dugaan pelanggaran ketiga, menggunakan data AIS milik kapal lain yang bernama Jewel of Nippon untuk mengaburkan identitas asli MV Nika ketika memasuki wilayah CCAMLR untuk menangkap ikan.

Terakhir, berdasarkan informasi dari Interpol, Pemerintah Panama, IMO GISIS dan UK-MMO Inspection Report, MV Nika telah dikonfirmasi dimiliki oleh pemilik yang sama dengan pemilik FV STS-50, yaitu Marine Fisheries Co Ltd.

"Pelanggaran itu berdasarkan hasil koordinasi dengan Interpol," kata Susi, di Batam, Senin (15/7/2019).

Susi mengatakan, MV Nika merupakan kapal buruan Interpol sejak Juni 2019, karena diduga memalsukan sertifikat registrasi (certificate of registration) di Panama.

Baca juga: Lagi, 1 Kapal Vietnam Ditangkap karena Mencuri Ikan di Laut Natuna

Sebab, kapal ini menyatakan diri sebagai kapal kargo, namun kenyataannya mengangkut ikan.

MV Nika sendiri memiliki 28 ABK yang terdiri dari 18 ABK kewarganegaraan Rusia dan 10 ABK lainnya merupakan WNI.

Di dalam kapal juga terdapat alat tangkap bubu yang berada di luar palka.

"Kami sudah membentuk multinational investigation support team (MIST) yang terdiri Indonesia, Panama, Interpol, CCAMLR dan pihak Amerika Serikat untuk mendalami dugaan tindak pidana yang dilakukan kapal tersebut," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.