NEWS
Salin Artikel

Menteri Susi: Kapal MV Nika Sering Berganti Nama dan Kerap Mencuri Ikan

BATAM, KOMPAS.com - Menteri Kalautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bersama unsur TNI AL dan Polri melakukan pemeriksaan ke dalam Kapal MV Nika berbendera Panama, yang saat ini telah berada di Dermaga Golden Fish Barelang, Batam, Kepulauan Riau.

Kapal yang diamankan KP ORCA 3 dan 2, milik Satuan Tugas 115 di sekitar Perairan Pulau Weh, Aceh, pada tanggal 12 Juli 2019 kemarin ini, menurut Susi merupakan kapal yang terindikasi banyak permasalahan.

Di antaranya memalsukan certificate of registration di Panama yang menyatakan dirinya adalah General Cargo Vessel, sementara MV Nika diduga melakukan penangkapan dan atau pengangkutan ikan.

Dugaan pelanggaran kedua, berdasarkan laporan dari the Convention on Antarctic Marine Living Resources (CCAMLR) dan Inspection Report UK-Marine Management Organization (UK-MMO), MV Nika melakukan penangkapan ikan tanpa izin dan atau transhipment di zona 48.3 B, yaitu di dalam wilayah The South Georgia and The South Sandwich Islands dan The Falklands Island (Islas Malvinas).

Dugaan pelanggaran ketiga, menggunakan data AIS milik kapal lain yang bernama Jewel of Nippon untuk mengaburkan identitas asli MV Nika ketika memasuki wilayah CCAMLR untuk menangkap ikan.

Terakhir, berdasarkan informasi dari Interpol, Pemerintah Panama, IMO GISIS dan UK-MMO Inspection Report, MV Nika telah dikonfirmasi dimiliki oleh pemilik yang sama dengan pemilik FV STS-50, yaitu Marine Fisheries Co Ltd.

"Pelanggaran itu berdasarkan hasil koordinasi dengan Interpol," kata Susi, di Batam, Senin (15/7/2019).

Susi mengatakan, MV Nika merupakan kapal buruan Interpol sejak Juni 2019, karena diduga memalsukan sertifikat registrasi (certificate of registration) di Panama.

Sebab, kapal ini menyatakan diri sebagai kapal kargo, namun kenyataannya mengangkut ikan.

MV Nika sendiri memiliki 28 ABK yang terdiri dari 18 ABK kewarganegaraan Rusia dan 10 ABK lainnya merupakan WNI.

Di dalam kapal juga terdapat alat tangkap bubu yang berada di luar palka.

"Kami sudah membentuk multinational investigation support team (MIST) yang terdiri Indonesia, Panama, Interpol, CCAMLR dan pihak Amerika Serikat untuk mendalami dugaan tindak pidana yang dilakukan kapal tersebut," ujar dia.

https://regional.kompas.com/read/2019/07/15/17335061/menteri-susi-kapal-mv-nika-sering-berganti-nama-dan-kerap-mencuri-ikan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2.816 Hewan Ternak Terpapar Virus PMK di Jawa Barat

2.816 Hewan Ternak Terpapar Virus PMK di Jawa Barat

Regional
Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.