Ridwan Kamil Akui Depok Punya Masalah Pelik

Kompas.com - 11/07/2019, 15:12 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat berbicara dalam kegiatan Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Kopdar) triwulan III bersama 27 kepala daerah se-Jabar di Prima Sankanhurip Resort, Kabupaten Kuningan, Kamis (11/7/2019). DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat berbicara dalam kegiatan Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Kopdar) triwulan III bersama 27 kepala daerah se-Jabar di Prima Sankanhurip Resort, Kabupaten Kuningan, Kamis (11/7/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengakui Kota Depok punya kompleksitas masalah berbeda dengan daerah lain.

Menurut dia, banyak masalah di Depok yang berkaitan dengan pemerintah DKI Jakarta dan pemerintah pusat.

"Tidak ada kota yang sama karena ekonominya. Depok ini menempel ke Jakarta, maka penduduknya bermukim dan comuting ke Jakarta. Maka urusan bayar pajak dan lain-lain termasuk budayanya penanganannya beda," kata Emil, sapaan akrabnya saat kegiatan Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Kopdar) triwulan III bersama 27 kepala daerah se-Jabar di Prima Sankanhurip Resort, Kabupaten Kuningan, Kamis (11/7/2019).

Baca juga: Ridwan Kamil Rancang Pola Baru Pemberian Bantuan Keuangan

Untuk itu, Emil berjanji akan memberikan perhatian lebih untuk Kota Depok.

Salah satu program yang ia canangkan yakni pemberian bantuan berupa perbaikan jalan hingga pembangunan jembatan.

"Kita mah enggak ada masalah, yang penting perhatian kepada Depok juga sangat tinggi. Kebutuhannya jelas karena metropolitan kebanyakan adalah jembatan, flyover atau underpass. Ya sudah kita fokus lima tahun menghadiahi Depok dengan program infrastruktur seperti itu," paparnya.

Baca juga: Soal Izin Kereta Cepat, Ridwan Kamil Dukung Aa Umbara Minta Jalan dan Stadion ke KCIC

Emil tak menampik jika anggaran yang disiapkan pemerintah tak akan mencukupi kebutuhan pembangunan daerah. Emil memprediksi, Pemprov Jabar perlu Rp 800 triliun untuk merealisasikan seluruh janji politiknya.

Sebab itu, Emil pun akan melobi pemerintah pusat agar memprioritaskan pembangunan di Jabar. Apalagi, Jabar merupakan daerah dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia.

Cara lainnya, Emil akan mengubah fungsi kantor perwakilan Jabar di Jakarta sebagai juru lobi untuk mendapatkan proyek pemerintah pusat.

"Kita komit sumber pembangunanan ini kan ada pintu APBN. Kita akan lobi dengan hasil dan detail dari tingkat II. Saya akan lobi kementrian, Presiden, untuk memprioritaskan Jabar yang memang penduduknya secara populasi paling besar. Dari semua aspirasi yang kita wujudkan hanya 30 persen," jelasnya.

Sementara itu Wali Kota Depok Mohammad Idris mengakui kerumitan masalah daerahnya.

Salah satu yang ia soroti yakni soal kemacetan yang disebabkan hadirnya empat jalan tol baru yang tak diimbangi akses jalan penunjang lainnya.

Ia pun berharap Ridwan Kamil bisa memediasi permasalahan tersebut dengan pemerintah pusat.

"Ada empat ruas jalan tol yang dibangun pusat. Menimbulkan dampak kemacetan tiga kali lipat. Ketika pusat tak membantu tak membangun jalan pendamping. Tolong dimediasi untuk membantu kami bangun akses jalan exit atau masuk," jelasnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Balita Ini Kena Tumor yang Menutup Separuh Wajah, Butuh Biaya Berobat

Balita Ini Kena Tumor yang Menutup Separuh Wajah, Butuh Biaya Berobat

Regional
Kisah Yohana Mengajar Anak Rimba di Masa Pandemi, Tengah Malam Siswa Bangun dan Minta Belajar (1)

Kisah Yohana Mengajar Anak Rimba di Masa Pandemi, Tengah Malam Siswa Bangun dan Minta Belajar (1)

Regional
Mbah Lindu Sempat Cerita Perjalanan Berjualan Gudeg ke Cucunya

Mbah Lindu Sempat Cerita Perjalanan Berjualan Gudeg ke Cucunya

Regional
Tak Punya Ponsel, Siswa Miskin Tetap Belajar Tatap Muka di Zona Kuning

Tak Punya Ponsel, Siswa Miskin Tetap Belajar Tatap Muka di Zona Kuning

Regional
1 Pasien Positif Corona Pergi ke Sejumlah Tempat, Gugus Tugas Diminta Bergerak Cepat

1 Pasien Positif Corona Pergi ke Sejumlah Tempat, Gugus Tugas Diminta Bergerak Cepat

Regional
Pemuda ini Nekat Curi Sepeda Motor demi Biaya Menikah

Pemuda ini Nekat Curi Sepeda Motor demi Biaya Menikah

Regional
Gowes Massal dan Dangdutan, Ganjar Geram, Kirim WhatsApp ke Bupati Brebes: Itu Berbahaya

Gowes Massal dan Dangdutan, Ganjar Geram, Kirim WhatsApp ke Bupati Brebes: Itu Berbahaya

Regional
Dibangun Bertahap dan Bantah Ada Mistis, Cerita Giman tentang Rumahnya yang Disebut Bisa Berpindah Tempat

Dibangun Bertahap dan Bantah Ada Mistis, Cerita Giman tentang Rumahnya yang Disebut Bisa Berpindah Tempat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Penjelasan Pemilik Soal Rumah Berpindah Tempat | Awal Mula 1.280 Orang di Secapa AD Diketahui Positif Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Penjelasan Pemilik Soal Rumah Berpindah Tempat | Awal Mula 1.280 Orang di Secapa AD Diketahui Positif Covid-19

Regional
Cerita Ganjar soal Hobinya Bersepeda dan Pengalamannya Pingsan Saat Menggowes

Cerita Ganjar soal Hobinya Bersepeda dan Pengalamannya Pingsan Saat Menggowes

Regional
Di Selat Philip, Nyawa Hasan Hilang di Tangan Mandor Kapal China

Di Selat Philip, Nyawa Hasan Hilang di Tangan Mandor Kapal China

Regional
Ditolak Bidan, Seorang Ibu Jadi Tontonan Warga Saat Melahirkan, Ini Cerita Sang Suami

Ditolak Bidan, Seorang Ibu Jadi Tontonan Warga Saat Melahirkan, Ini Cerita Sang Suami

Regional
Cerita Polisi Bongkar Ladang Ganja 1 Hektar, Seminggu di Hutan hingga Alami Sakit

Cerita Polisi Bongkar Ladang Ganja 1 Hektar, Seminggu di Hutan hingga Alami Sakit

Regional
Detik-detik Terduga Teroris Ditembak, Sempat Sembunyi di Belakang Penjual Es

Detik-detik Terduga Teroris Ditembak, Sempat Sembunyi di Belakang Penjual Es

Regional
BERITA FOTO: Ini Penampakan Rumah yang Dianggap Bisa Pindah Sendiri di Ngawi

BERITA FOTO: Ini Penampakan Rumah yang Dianggap Bisa Pindah Sendiri di Ngawi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X