Ridwan Kamil Rancang Pola Baru Pemberian Bantuan Keuangan

Kompas.com - 11/07/2019, 14:37 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat berfoto bersama 27 kepala daerah se-Jabar dalam kegiatan Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Kopdar) triwulan III di Prima Sankanhurip Resort, Kabupaten Kuningan, Kamis (11/7/2019). DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat berfoto bersama 27 kepala daerah se-Jabar dalam kegiatan Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Kopdar) triwulan III di Prima Sankanhurip Resort, Kabupaten Kuningan, Kamis (11/7/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat ( Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, tidak akan sembarangan dalam memberi bantuan keuangan provinsi kepada pemerintah kota dan kabupaten di Jabar.

Untuk itu, kata Emil, dia akan memberlakukan cara baru dalam pola pemberian bantuan keuangan.

Pria yang akrab disapa Emil itu menyebut, ada tiga indikator penilaian untuk menentukan jumlah besaran bantuan keuangan untuk daerah. Yakni, jumlah penduduk, prestasi daerah, dan insentif berdasarkan kesuksesan daerah mengimplementasikan program provinsi.

"Saya enggak tahu dulu penilaiannya bagaimana. Intinya kita tidak akan asal memberi," ujar Emil di hadapan 27 kepala daerah dalam kegiatan Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Kopdar) triwulan III di Prima Sankanhurip Resort, Kabupaten Kuningan, Kamis (11/7/2019).

Baca juga: Soal Izin Kereta Cepat, Ridwan Kamil Dukung Aa Umbara Minta Jalan dan Stadion ke KCIC

Pemprov Jawa Barat menganggarkan sekitar Rp 4,4 triliun untuk bantuan keuangan daerah untuk tahun 2020. Emil menyebut, jika dirata-ratakan tiap daerah bisa mendapatkan sekitar Rp 200 miliar.

Dalam pertemuan itu juga Emil merangkum sejumlah curhatan para kepala daerah. Pertama yakni soal pembangunan infrastruktur dari mulai jalan, jembatan, hingga tempat pengelolaan sampah.

"Tadi bisa dilihat kompleksitas masalahnya sangat besar, tapi hampir setengahnya kembali masalah infrastruktur. Jalan penghubung, transportasi, persampahan, dan lain-lain," ungkapnya.

Baca juga: Ini Desain LRT Bandung yang Diajukan Ridwan Kamil

Emil berharap kegiatan kopdar bersama kepala daerah itu bisa meminimalisir miskomunikasi yang terjadi lintas wilayah. Tradisi baru itu pun diharapkan bisa menjadi jembatan para kepala daerah untuk menyampaikan aspirasinya.

"Tradisi kopdar ini adalah tradisi baik. Insya Allah makin hari terjadi minimalisasi dari miskomunikasi yang kita hadapi. Saya optimis tahun 2020-2021 Jabar ngabret, juara," jelasnya.



Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semua Bakal Calon Rektor Unpad Setuju atau Netral atas Revisi UU KPK

Semua Bakal Calon Rektor Unpad Setuju atau Netral atas Revisi UU KPK

Regional
Kisah Lengkap Bayi Hadijah, Minum Kopi Tubruk Sejak Usia 6 Bulan hingga Terima Bantuan Susu dan Biskuit

Kisah Lengkap Bayi Hadijah, Minum Kopi Tubruk Sejak Usia 6 Bulan hingga Terima Bantuan Susu dan Biskuit

Regional
2 Ekor Beruang dan 1 Ular Besar Mati Terbakar Akibat Karhutla di Riau

2 Ekor Beruang dan 1 Ular Besar Mati Terbakar Akibat Karhutla di Riau

Regional
Cantiknya Negeri di Atas Awan, Hanya Tiga Jam dari Jakarta

Cantiknya Negeri di Atas Awan, Hanya Tiga Jam dari Jakarta

Regional
Cerita Warga Kampar Riau Menjerit Ketakutan, Api Kebakaran Lahan Nyaris Bakar Rumahnya

Cerita Warga Kampar Riau Menjerit Ketakutan, Api Kebakaran Lahan Nyaris Bakar Rumahnya

Regional
Niat Ingin Perkasa, Belasan Warga Malah Keracunan Usai Minum Kopi Cleng

Niat Ingin Perkasa, Belasan Warga Malah Keracunan Usai Minum Kopi Cleng

Regional
Tawarkan Keponakan ke Pria Hidung Belang, Wanita ini Diancam 15 Tahun Penjara

Tawarkan Keponakan ke Pria Hidung Belang, Wanita ini Diancam 15 Tahun Penjara

Regional
Warga Sukabumi yang Diduga Keracunan Makanan Jadi 182 Orang, Sebelumnya Santap Masakan Hajatan

Warga Sukabumi yang Diduga Keracunan Makanan Jadi 182 Orang, Sebelumnya Santap Masakan Hajatan

Regional
Pertama di Indonesia, Bambu Diolah Jadi Energi Listrik untuk Terangi 3 Desa

Pertama di Indonesia, Bambu Diolah Jadi Energi Listrik untuk Terangi 3 Desa

Regional
Walkot Hendi Berencana Terapkan 'Car Free Zone' di Kota Lama Semarang

Walkot Hendi Berencana Terapkan "Car Free Zone" di Kota Lama Semarang

Regional
Sempat Dikritik, Film 'Kucumbu Tubuh Indahku' Diputar di Semarang

Sempat Dikritik, Film "Kucumbu Tubuh Indahku" Diputar di Semarang

Regional
Rabu, BPBD Kalbar Modifikasi Cuaca untuk Atasi Karhutla

Rabu, BPBD Kalbar Modifikasi Cuaca untuk Atasi Karhutla

Regional
Sudah Tiga Orang Melapor Jadi Korban Foto Bugil

Sudah Tiga Orang Melapor Jadi Korban Foto Bugil

Regional
Mahasiswa Sodorkan 6 Poin soal Karhutla, Gubernur Sumsel Siap Mundur, jika...

Mahasiswa Sodorkan 6 Poin soal Karhutla, Gubernur Sumsel Siap Mundur, jika...

Regional
Remaja Wanita yang Dijual Tantenya Bakal Dijajakan di Jayapura

Remaja Wanita yang Dijual Tantenya Bakal Dijajakan di Jayapura

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X