Cerita di Balik Calon Haji Batal Berangkat, Hamil 5 Bulan hingga Malu Pulang Kampung

Kompas.com - 09/07/2019, 13:55 WIB
Ilustrasi serangan jantung ShutterstockIlustrasi serangan jantung

Menurut Wayan, tahun 2019 ini tercatat 4.911 calon jemaah haji akan berangkat ke Tanah Suci, termasuk tim medis dan petugas haji.

Baca juga: Cerita Calon Jemaah Haji Emawati, Malu Pulang Kampung Lantaran Gagal Naik Haji

5. Batal berangkat karena serangan jantung 

Indit Nindit Oon (73), seorang calon jemaah haji asal Kota Tasikmalaya, terkena serangan jantung saat akan berangkat ke embarkasi haji di Bekasi, Senin (8/7/2019).

Berdasarkan data yang diperoleh, Indit tiba-tiba tak sadarkan diri saat tiba bersama jemaah haji lainnya di Gedung Dakwah, Kota Tasikmalaya, Senin pagi.

Pria tersebut tercatat di Kloter 9 sebagai rombongan pertama yang akan berangkat ke Tanah Suci dari Kota Tasikmalaya.

"Sempat terlihat tak sadarkan diri. Para petugas pun langsung berupaya melarikan Indit ke rumah sakit, meninggalkan rombongan yang siap berangkat ke lokasi embarkasi," kata salah satu anggota tim kesehatan haji Kota Tasikmalaya, Ceffy Rachmat.

Petugas memastikan Indit batal berangkat setelah menjalani pemeriksaan tim dokter.

"Kami bawa ke Jasa Kartini untuk minta persetujuan dari dokter apakah bisa berangkat atau tidak. Tapi kondisinya ternyata tak memungkinkan," kata Kepala Seksi Urusan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Asep Toni Supriatna. 

Baca juga: Sesaat Akan Berangkat ke Tanah Suci, Kakek Ini Kena Serangan Jantung

Sumber: KOMPAS.com (Fitri Rachmawati)

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Regional
Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Regional
Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Regional
Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Regional
Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Regional
Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Regional
Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Regional
Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Regional
Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Regional
Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Regional
Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Regional
Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

Regional
Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

Regional
Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

Regional
Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X