Jadi Tersangka, Pria Penabrak 2 Remaja "Klitih" hingga Tewas di Yogyakarta

Kompas.com - 03/07/2019, 20:05 WIB
Ilustrasi KOMPAS/HANDININGIlustrasi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pria bernama IR (33), pengemudi mobil pikap yang menabrak dua remaja "klitih" hingga korban tewas, ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Resor Sleman. Kedua remaja tersebut berinisial R dan A.

"Itu baru diproses, nanti kan hakim yang menentukan," ujar Kapolda DIY Irjen Pol Ahmad Dofiri, Rabu (3/7/2019).

Ahmad Dofiri mengatakan, polisi menerima laporan dari orangtua kedua remaja tersebut. Polisi lantas menindaklanjuti laporan dan melakukan penyidikan.

Sebab polisi tetap harus menindaklanjuti setiap laporan dari masyarakat.

"Polisi tetap proporsional, toh yang bersangkutan tidak kita tahan. Kita juga tidak boleh mengabaikan orang yang merasa ada ketidakadilan terus lapor, dan polisi tidak boleh menolak laporan itu," tegasnya.

Baca juga: Tiba-tiba Bacok Pengendara Motor di Tengah Jalan, 2 Pelaku Diduga Klitih Ditangkap

Ahmad Dofiri menjelaskan, polisi bekerja secara profesional dan hati-hati dalam menangani kasus ini.

"Sekali lagi polisi tetap menangani secara proporsional, artinya semua kebenaran biar nanti hakim nanti yang akan menentukan," tandasnya.

Ahmad Dofiri mengimbau masyarakat tidak main hakim sendiri. Sebab ada hukum yang berlaku.

"Kita boleh membela diri, tetapi membela diri itu juga ada ketentuan-ketentuanya," ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Anggaito Hadi mengatakan, IR ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil penyidikan dan dua alat bukti yang ada.

"Direncanakan pekan depan tahap I (berkas dilimpahkan ke kejaksaan)," bebernya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada 7 Desember 2018, IR dan istrinya mengendarai mobil pikap. Saat melintas di wilayah Mlati, Sleman, ada dua remaja yang diduga menyerang mobil yang dikendarai IR.

Baca juga: Menyamar Jadi Pengemudi Ojek, Begal di Makassar Ditembak

IR lantas berinisiatif mengejar kedua remaja tersebut dengan menggunakan mobil. Hingga saat sampai di Jalan Kebun Agung, Seyegan, Sleman, terjadi kecelakaan.

Mobil yang dikemudikan IR menabrak motor yang dikendarai kedua remaja tersebut. Dua remaja yang belakangan diketahui berinisial R dan A ini pun tewas.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X