Menyamar Jadi Pengemudi Ojek, Begal di Makassar Ditembak

Kompas.com - 28/06/2019, 11:33 WIB
Ilustrasi begal KOMPAS.comIlustrasi begal


MAKASSAR, KOMPAS.com - Sandi (25), pelaku pencurian dengan kekerasan tertembak saat diamankan tim gabungan Resmob Polsek Panalukang dan tim khusus Polda Sulsel di Jalan Dirgantara, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (27/6/2019) dini hari lalu.

Sandi merupakan begal yang bermodus sebagai tukang ojek saat hendak mengambil barang milik korbannya.

Kapolsek Panakukang Kompol Ananda Fauzi Harahap mengatakan, tim gabungan kepolisian itu menangkap Sandi usai ia dilaporkan oleh salah satu korbannya yang bernama Rasmiyati Suardi pada 21 Juni 2019 lalu.

"Ia mengamati korban yang dari daerah menggunakan bus. Melihat korban yang turun dari bus, ia pun datang saat korban lengah. Kesempatan itu dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya dan merampas barang gawai milik korban," kata Ananda, Jumat (28/6/2019).

Baca juga: Begal di Makassar Tewas Usai Diamuk Massa

Dari interogasi yang dilakukan polisi, Sandi mengaku telah beberapa kali melakukan aksinya. Lokasi yang paling sering ialah di sekitar Jalan Urip Sumoharjo, Makaassar.

Di jalan ini, ia sering merampas gawai milik korbannya setelah turun dari tempat perwakilan bus dari daerah. Setelah merampas telepon seluler, ia menjualnya di media sosial Facebook dengan harga Rp 800 ribu.

Saat penunjukan TKP serta barang buktinya, kata Ananda, Sandi mencoba melarikan diri setelah berusaha melepaskan diri dari pengawalan petugas.

Tiga kali petugas mencoba tembakan peringatan, tetapi hal itu tidak digubrisnya

"Ketika pelaku memanfaatkan situasi setelah lepas dari kawalan petugas, untuk mencoba melarikan diri. Peluru menerjang kaki pelaku seketika pelaku jatuh tersungkur setelah tiga butir peluru bersarang di kakinya," jelasnya.

Baca juga: Polisi Tembak Mati Begal yang Beraksi di 45 TKP di Makassar

Polisi kini menahan Sandi di sel tahanan Polsek Panakukang dan menyita motor Mio Sporty warna merah muda yang kerap digunakan Sandi saat melakukan aksinya.

Selain itu, polisi juga menyita satu gawai merek Xiomi A1 yang diduga merupakan hasil rampasannya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Regional
BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X