Polisi Tembak Mati Begal yang Beraksi di 45 TKP di Makassar

Kompas.com - 20/06/2019, 18:16 WIB
Ilustrasi tewas. ShutterstockIlustrasi tewas.

MAKASSAR, KOMPAS.com - Riswan alias Ciwang (21), pelaku begal yang masuk dalam daftar buronan kepolisian tewas tertembak oleh anggota tim reserse mobil (Resmob) Polda Sulsel, saat mencoba melarikan diri di sekitar Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Kamis (20/6/2019) subuh.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Soendani mengatakan, awalnya Riswan diamankan di kediamannya di Jalan Bontoduri VII, Kecamatan Tamalate, Makassar. Namun saat penunjukan TKP, Riswan memberontak dan sengaja merebut senjata api milik petugas kepolisian.

"Karena tidak berhasil, dia melarikan diri. Anggota memberikan tembakan peringatan sebanyak tiga kali namun tidak diindahkan," kata Dicky, Kamis (20/6/2019).

Baca juga: Diceraikan Lewat WhatsApp, Perempuan Ini Lapor Polisi

Dicky mengatakan, polisi pada akhirnya melakukan tindakan tegas dengan menembak Riswan yang akhirnya mengenai punggung sebelah kirinya. Riswan pun terjatuh hingga tak sadarkan diri.

Setelah diperiksa, tiga butir peluru yang bersarang di tubuh pria yang sudah beraksi di 45 TKP berbeda ini. Polisi langsung membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

"Pelaku sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun dokter menyatakan nyawanya sudah tidak dapat tertolong lagi," imbuhnya.

Baca juga: Dikejar Polisi Hutan, 2 Pemburu Badak Tewas Menabrak Kambing

Saat ini, jenazah Riswan telah diserahkan ke pihak keluarganya. Dalam catatan kepolisian, berbagai jenis barang mulai dari handphone, tas, hingga barang berharga lainnya pernah dirampas Riswan dengan mengancam korbannya dengan menggunakan senjata tajam.

Riswan ditetapkan sebagai DPO oleh polisi sejak 8 Maret 2018 lalu.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspada! Banjir Rob Terjang Pesisir Selatan Bali

Waspada! Banjir Rob Terjang Pesisir Selatan Bali

Regional
Belum Terapkan New Normal, Tanggap Darurat di Salatiga Diperpanjang Satu Bulan

Belum Terapkan New Normal, Tanggap Darurat di Salatiga Diperpanjang Satu Bulan

Regional
Kapolsek Ditahan, Posisi Terancam Diganti, Diduga Mabuk, Mobilnya Tabrak Rumah hingga Tewaskan Warga

Kapolsek Ditahan, Posisi Terancam Diganti, Diduga Mabuk, Mobilnya Tabrak Rumah hingga Tewaskan Warga

Regional
Salurkan BLT Dana Desa, Bupati Luwu Utara: Poinnya Bukan Bantuan, Tapi..

Salurkan BLT Dana Desa, Bupati Luwu Utara: Poinnya Bukan Bantuan, Tapi..

Regional
Gelombang Tinggi Merusak Bangunan di Pantai Selatan Gunungkidul

Gelombang Tinggi Merusak Bangunan di Pantai Selatan Gunungkidul

Regional
#BantuMakan, Aksi Mahasiswa Undip Bantu Teman yang Tak Mudik Selama Pandemi Covid-19

#BantuMakan, Aksi Mahasiswa Undip Bantu Teman yang Tak Mudik Selama Pandemi Covid-19

Regional
Gadis 16 Tahun Disetubuhi Ayahnya Sejak SD hingga Hamil, Terungkap Setelah Lahirkan Bayi

Gadis 16 Tahun Disetubuhi Ayahnya Sejak SD hingga Hamil, Terungkap Setelah Lahirkan Bayi

Regional
PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang 3 Hari, Jadi Masa Evaluasi Sebelum New Normal

PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang 3 Hari, Jadi Masa Evaluasi Sebelum New Normal

Regional
Baru Beoperasi, RSUP dr J Leimana Ambon Sudah Tangani 10 Pasien Corona

Baru Beoperasi, RSUP dr J Leimana Ambon Sudah Tangani 10 Pasien Corona

Regional
Sulit Tampilkan Wisata Budaya Saat New Normal, Bali Ingin Genjot Wisata Alam

Sulit Tampilkan Wisata Budaya Saat New Normal, Bali Ingin Genjot Wisata Alam

Regional
Sempat Tolak Makamkan Jenazah Ayah dengan Prosedur Corona, 1 Keluarga Positif Covid-19

Sempat Tolak Makamkan Jenazah Ayah dengan Prosedur Corona, 1 Keluarga Positif Covid-19

Regional
Wali Kota Pontianak: Penerapan New Normal Gagal Jika Masyarakat Tak Disiplin

Wali Kota Pontianak: Penerapan New Normal Gagal Jika Masyarakat Tak Disiplin

Regional
Tak Punya SIKM, 9 Orang Dilarang Naik Kereta Api Purwokerto Tujuan Jakarta

Tak Punya SIKM, 9 Orang Dilarang Naik Kereta Api Purwokerto Tujuan Jakarta

Regional
Dari Klaster Bernama Pasar Raya Padang, 148 Orang Positif Covid-19..

Dari Klaster Bernama Pasar Raya Padang, 148 Orang Positif Covid-19..

Regional
'New Normal' di Jabar Diterapkan pada 1 Juni

"New Normal" di Jabar Diterapkan pada 1 Juni

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X