Tiba-tiba Bacok Pengendara Motor di Tengah Jalan, 2 Pelaku Diduga "Klitih" Ditangkap

Kompas.com - 29/06/2019, 07:36 WIB
Ilustrasi seseorang diborgol. THINKSTOCKIlustrasi seseorang diborgol.

MAGELANG, KOMPAS.com - Dua pemuda diduga pelaku penganiayaan tanpa sebab atau yang kerap disebut "klitih" ditangkap aparat Polres Magelang, Jawa Tengah.

Keduanya adalah Bintang Surya (24), warga Kelurahan Wates Tengah, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, dan Adhe M Aji (24), warga Kelurahan Kemirirejo, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang.

Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho menuturkan, kedua pelaku diamankan seusai melakukan penganiayaan terhadapa Afrizal (16), warga Dusun Kedon, Desa Pasuruhan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Rabu (26/6/2019) malam.

Saat itu, lanjut Yudi, korban yang mengendarai motor hendak berbelok ke kanan jalan untuk membeli pulsa di sebuah konter di Jalan Soekarno-Hatta, Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan.


Sementara itu, di belakangnya sudah ada dua pelaku yang juga mengendarai sepeda motor. Pelaku nyaris menabrak korban. Korban lantas menepi ke kiri jalan.

"Sempat terjadi percakapan antara korban dengan mereka, namun tiba-tiba pelaku melukai korban menggunakan bendo (senjata tajam) sebanyak 4 kali mengenai punggung dan lengan korban,” kata Yudi saat gelar perkara di Mapolres Magelang, Jumat (28/6/2019).

Seusai beraksi, pelaku langsung kabur ke arah Desa Sawitan. Di lokasi tersebut, para pelaku kembali melakukan aksi kriminal dengan merampas telepon seluler warga, Deni Hermawan. Deni sempat melawan, namun para pelaku membacoknya sebanyak dua kali.

Saat itu, ada teman korban yang mengetahui kejadian dan berteriak minta tolong. Salah satu pelaku akhirnya ditangkap, sedangkan tersangka lainnya, Aji, kabur.

“Setelah menerima laporan kejadian itu kami langsung melakukan penyelidikan, hingga akhirnya  berhasil mengamankan dua pelaku. Untuk pengakuan TKP baru satu saja, namun keduanya adalah residivis kasus pengeroyokan dan membawa senjata tajam,” ujar Yudi. 

Atas perbuatan tersebut, kata Yudi, yang pertama klitih dikenakan Pasal 351 KUHP dan kemudian untuk perbuatan pencurian dan kekerasan dikenakan Pasal 365 KUHP.

Yudi mengatakan, kasus ini sementara tidak ada kaitan dengan kejadian serupa yang belakangan juga marak di kawasan Yogyakarta. Pihaknya masih melakukan pengembangan.

“Sementara belum ada kaitan, namun tetap kami dalami dulu untuk keterangannya,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu pelaku, Bintang, mengaku sengaja membacok korban karena ingin mengambil HP milik korban. Dari rumah, dia sudah sengaja membawa parang tersebut.

“Saya ingin mengambil HP-nya. Kalau yang pertama karena lampu sein mau menabrak, belum nabrak cuma dekat sekali,” ujarnya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembobolan Dana Nasabah BNI Ambon, Polisi Pastikan Keterlibatan Pihak Lain

Pembobolan Dana Nasabah BNI Ambon, Polisi Pastikan Keterlibatan Pihak Lain

Regional
Wakil Bupati Banyuwangi Ajak Para Santri Terlibat dalam Pembangunan

Wakil Bupati Banyuwangi Ajak Para Santri Terlibat dalam Pembangunan

Regional
Ini Alasan Sebenarnya Gubernur NTT Viktor Laiskodat Tak Jadi Menteri Jokowi

Ini Alasan Sebenarnya Gubernur NTT Viktor Laiskodat Tak Jadi Menteri Jokowi

Regional
BKN: Pengurangan Struktural Eselon Bisa Kurangi Anggaran Negara

BKN: Pengurangan Struktural Eselon Bisa Kurangi Anggaran Negara

Regional
Polisi Cek soal Video Baku Hantam Sesama Bule di Bali

Polisi Cek soal Video Baku Hantam Sesama Bule di Bali

Regional
Mengembalikan Kejayaan Lada Bangka Belitung...

Mengembalikan Kejayaan Lada Bangka Belitung...

Regional
Angin Puting Beliung Terjang 3 Desa di Boyolali, 20 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang 3 Desa di Boyolali, 20 Rumah Rusak

Regional
Pembobolan Dana Nasabah BNI Ambon, FY Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan

Pembobolan Dana Nasabah BNI Ambon, FY Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan

Regional
Driver Ojek Online yang Ditabrak Kendaraan Taktis Polisi Saat Demo Ricuh Tak Lagi Bisa Bekerja

Driver Ojek Online yang Ditabrak Kendaraan Taktis Polisi Saat Demo Ricuh Tak Lagi Bisa Bekerja

Regional
Kelompok Teroris di Lampung Incar Tempat Hiburan Malam

Kelompok Teroris di Lampung Incar Tempat Hiburan Malam

Regional
Kasus Narkoba, Bassist Boomerang Hubert Henry Dituntut 2 Tahun Penjara

Kasus Narkoba, Bassist Boomerang Hubert Henry Dituntut 2 Tahun Penjara

Regional
Dua Pendaki Gunung Bawakaraeng yang Alami Hipotermia Berhasil Dievakuasi

Dua Pendaki Gunung Bawakaraeng yang Alami Hipotermia Berhasil Dievakuasi

Regional
Tiba di Kupang dengan Jet Pribadi, Gubernur NTT Disambut ASN dan Pengurus Nasdem

Tiba di Kupang dengan Jet Pribadi, Gubernur NTT Disambut ASN dan Pengurus Nasdem

Regional
LIPI Minta Penemuan Ikan dan Air Sumur yang Mendidih Tidak Dikaitkan dengan Mistis

LIPI Minta Penemuan Ikan dan Air Sumur yang Mendidih Tidak Dikaitkan dengan Mistis

Regional
Balita Meninggal 5 Hari Setelah Divaksin MR, Dinkes Garut Turunkan Tim

Balita Meninggal 5 Hari Setelah Divaksin MR, Dinkes Garut Turunkan Tim

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X