Ayah Kru Heli TNI AD yang Hilang Kontak di Papua Minta Doa Anaknya Cepat Ditemukan

Kompas.com - 03/07/2019, 06:54 WIB
Danrem 071/ Wijayakusuma, Kolonel Kav Dani Wardhana bersama Dandim 0701/Banyumas mengunjungi rumah keluarga salah satu kru helikopter yang hilang kontak di Desa Kemutug Kidul, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (2/7/2019)

Fadlan Mukhtar ZainDanrem 071/ Wijayakusuma, Kolonel Kav Dani Wardhana bersama Dandim 0701/Banyumas mengunjungi rumah keluarga salah satu kru helikopter yang hilang kontak di Desa Kemutug Kidul, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (2/7/2019)

BANYUMAS, KOMPAS.com - Komandan Korem ( Danrem) 071/ Wijayakusuma, Kolonel Kav Dani Wardhana meminta keluarga Serda Dita Ilham Primojati (24), salah satu kru helikopter TNI AD yang dilaporkan hilang kontak di Papua untuk berpikir positif.

Hal itu disampaikan Danrem Dani saat mengunjungi keluarga Ilham di Desa Kemutug Kidul, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah bersama Komandan Kodim (Dandim) 0701/Banyumas Letkol Inf Chandra, Selasa (2/7/2019).

"Saya tadi memberikan dukungan moril (kepada keluarga) agar optimis dan selalu berpikiran positif. Keluarga dan menjadi harapan kita semua, dapat ditemukan dalam keadaan selamat," kata Dani.

Dia mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memantau perkembangan pencarian helikopter.

Baca juga: Upaya Menaklukkan Cuaca Ekstrem Pegunungan Bintang demi Temukan Heli TNI AD

"Kami belum bisa memastikan peristiwa itu, namun tadi saya berkesempatan melakukan koordinasi, bahwa kondisi saat ini menurut pantauan udara tidak ada tanda-tanda kecelakaan (helikopter). Mudah-mudahan harapan kita semua helikopter mendarat darurat," ujarnya.

Sementara itu, Subandi, ayah Ilham seusai menerima kunjungan Danrem dan Dandim mengatakan, pihak keluarga terus mendoakan agar anaknya dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.

"Kami berharap ditemukan dalam kondisi selamat. Kami mohon doa kepada seluruh masyarakat, keluarga di luar kota juga sudah diminta untuk mendoakan agar segera ditemukan," kata Subandi.

Seperti diketahui, Ilham menjadi salah dari 12 orang di dalam helikopter MI-17 yang terdiri dari 7 orang kru dan 5 orang personel Satgas Yonif 725/Wrg yang akan melaksanakan pergantian pos.

Baca juga: Sugianti Berharap Anaknya Selamat dalam Helikopter TNI AD yang Hilang Kontak



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan. Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan. Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Regional
Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X