Cabuli Bocah 6 Tahun Anak Tetangganya, Pria Ini Divonis 12 Tahun Penjara

Kompas.com - 27/06/2019, 23:42 WIB
Ilustrasi Thinkstockphotos.comIlustrasi

AMBON, KOMPAS.com - Pengadilan Negeri Ambon menjatuhkan hukuman pidana selama 12 tahun penjara terhadap Musa alias Tete Musa (51), terdakwa pencabulan bocah perempuan berusia 6 tahun yang merupakan tetangganya sendiri.

Dalam sidang dengan agenda pembacaan putusan itu, majelis hakim yang diketuai Felix Ronny menilai warga Dusun Waepula, Negeri Ureng, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana pencabulan.

Hakim menilai terdakwa terbukti melanggar Pasal 82 ayat (1) UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI No.1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Terdakwa terbukti bersalah dan olehnya itu terdakwa divonis dengan hukuman selama 12 tahun penjara,” kata Ketua Majelis Hakim Felix Ronny saat membacakan amar putusannya, Kamis (27/6/2019).

Baca juga: Kakek Pengendara Becak Motor Cabuli 2 Bocah di Bawah Jembatan

Terhadap putusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon Siti Darniati dan Penasehat Hukum (PH) terdakwa, Suprianto Sahupala, , sama-sama menyatakan pikir-pikir.

Sebelumnya JPU dalam dakwaannya menjelaskan, tindak pidana pencabulan yang terjadi di Dusun Waepula, Negeri Ureng, Kecamatan Leihitu telah dilakukan terdakwa kepada korban sejak Desember 2018 hingga awal Januari 2019.

Dua kali mencabuli

Dalam dakwaannya, JPU menerangkan awalnya korban ini disuruh ibunya untuk meminta jambu kepada terdakwa Musa alias Tete Musa.

Kemudian korban pergi menemui terdakwa dengan maksud meminta jambu. Namun terdakwa yang sementara berada di atas pohon jambu langsung turun mencabuli anak korban.

Setelah itu terdakwa menyuruh anak korban kembali ke rumahnya sambil mengancam korban agar tidak menceritakan perbuatan biadapnya itu kepada orang tua anak korban.

Baca juga: Polisi Terbitkan Surat DPO terhadap Guru Silat yang Cabuli Yuniornya

Kemudian di awal Januari 2019 terdakwa kembali mencabuli korban saat dia disuruh ibunya pergi membeli lemon di rumah terdakwa.

Perkara tersebut akhirnya bergulir ke proses hukum setelah korban menceritakan perbuatan terdakwa kepada ibunya setelah pulang membeli lemon dari rumah terdakwa.

Tanpa menunggu lama, orang tua korban langsung melaporkan perbuatan bejat terdakwa ke pihak kepolisian dan saat itu juga polisi langsung menangkapnya. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terancam Dicopot dan Diduga Mabuk, Fakta Kapolsek Tabrak Rumah dan Tewaskan 2 Warga

Terancam Dicopot dan Diduga Mabuk, Fakta Kapolsek Tabrak Rumah dan Tewaskan 2 Warga

Regional
Sebelum Kabur ke Bali, Pasien Positif Corona Ini Sempat Salaman dengan Tetangga saat Lebaran

Sebelum Kabur ke Bali, Pasien Positif Corona Ini Sempat Salaman dengan Tetangga saat Lebaran

Regional
3 Jemaah Ponpes di Pandeglang Positif Corona, Pernah Kontak dengan WN Bangladesh

3 Jemaah Ponpes di Pandeglang Positif Corona, Pernah Kontak dengan WN Bangladesh

Regional
2 Tenaga Medis di Maluku Dinyatakan Sembuh, 30 Masih Dirawat

2 Tenaga Medis di Maluku Dinyatakan Sembuh, 30 Masih Dirawat

Regional
DPRK Bener Meriah Dinilai Terburu-buru Minta Bupati Buat Pengunduran Diri Tertulis

DPRK Bener Meriah Dinilai Terburu-buru Minta Bupati Buat Pengunduran Diri Tertulis

Regional
Polda Jateng Dalami Dugaan Mabuk Kapolsek yang Tabrak Rumah di Rembang

Polda Jateng Dalami Dugaan Mabuk Kapolsek yang Tabrak Rumah di Rembang

Regional
Viral, Emak-emak Buka Paksa Gerbang Tempat Wisata Rancabuaya Garut

Viral, Emak-emak Buka Paksa Gerbang Tempat Wisata Rancabuaya Garut

Regional
Kronologi 2 Balita Tewas Mengenaskan di Dalam Mobil yang Terbakar, Ditemukan Usai Api Padam

Kronologi 2 Balita Tewas Mengenaskan di Dalam Mobil yang Terbakar, Ditemukan Usai Api Padam

Regional
Satu Pegawai Pabrik Rokok di Madiun Positif Corona, Diduga Tertular Klaster Sampoerna

Satu Pegawai Pabrik Rokok di Madiun Positif Corona, Diduga Tertular Klaster Sampoerna

Regional
2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

Regional
Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Regional
Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi 'New Normal' di Jabar Selama 14 Hari

Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi "New Normal" di Jabar Selama 14 Hari

Regional
2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

Regional
UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

Regional
Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X