PDIP Sumbar Kembali Usung Megawati Jadi Ketua Umum 2019-2024

Kompas.com - 26/06/2019, 13:51 WIB
Ketua DPD PDI P Sumbar, Alex Indra Lukman Kompas.com/PERDANA PUTRAKetua DPD PDI P Sumbar, Alex Indra Lukman

PADANG, KOMPAS.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP) Sumatera Barat mengusung kembali nama Megawati Soekarno Putri sebagai Ketua Umum PDI P 2019-2024.

Hal itu sesuai dengan hasil Rapat Kerja Daerah DPD PDI Perjuangan Sumbar yang digelar Rabu (26/6/2019) di Padang.

"Aspirasi yang datang dari ranting, kecamatan hingga kabupaten dan kota di Sumbar disepakati nama Ibu Megawati kembali diusung menjadi ketua umum PDIP," ujar Ketua DPD PDI Perjuangan Sumbar, Alex Indra Lukman kepada Kompas.com, Rabu.

Baca juga: Dugaan Penggelembungan Suara PDIP di NTT, Saksi Gerindra Protes Saat Pleno KPU

Alex menyebutkan nama Megawati diusung kembali karena sosoknya dianggap mampu membawa PDI Perjuangan berkibar di pentas partai nasional.

Di tangan Megawati, PDI Perjuangan telah sukses memenangi Pemilihan Legislatif (Pileg) tiga kali tahun 1999, 2014, dan 2019.

"Dua kali memenangi Pileg secara berturut-turut setelah reformasi adalah sebuah sejarah dan hal itu dilakukan Ibu Megawati," kata Alex.

Baca juga: Saksi Sebut 20.257 Suara PDIP Hilang, Pleno Kabupaten Dogiyai Papua Diskors 2 Hari

Alex menyebutkan pengusungan nama itu akan dibawa ke Kongres PDI Perjuangan pada 8 Agustus 2019 mendatang. Kongres itu dipercepat satu tahun sebelum masa kepengurusan habis pada tahun 2020 nanti.

Menurut Alex, DPD PDI Perjuangan di 34 provinsi juga telah sepakat mengusung kembali nama Megawati Soekarno Putri menjadi Ketua Umum PDI Pejuangan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X