Kasus Penipuan Tanah Kavling Fiktif: Korban 73 Orang, Tersangka Raup Rp 2 Miliar

Kompas.com - 25/06/2019, 14:15 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.

SIDOARJO, KOMPAS.com - Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Sidoarjo mengungkap kasus penipuan dengan modus penjualan tanah kavling fiktif pada Jumat (21/6/2019) lalu.

Kasus tersebut terungkap setelah ada beberapa pembeli yang melapor polisi karena proses jual beli tanah kavling itu tak kunjung tuntas.

Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris mengatakan, tersangka kasus ini yakni Heru Susanto (36), yang sudah dua tahun terakhir memasarkan tanah kavling di Desa Seketi, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo.

"Kasusnya sekarang sedang kami tangani, diproses. Sekarang proses sidiknya masih berlanjut. Beberapa hari lagi kami tahap dua," ucap Harris, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (25/6/2019).

Baca juga: Polisi: Korban Penipuan Arisan Fiktif di Solo Bisa Bertambah...

Menurut Harris, untuk di TKP Desa Seketi, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, ini kurang lebih korbannya ada sekitar 73 orang.

Untuk satu TKP ini, kata dia, sudah ada tiga laporan polisi. Di mana satu laporan polisi ada beberapa korban sekitar sepuluh orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, dari 73 korban ini, imbuhnya, tidak semuanya berkenan untuk diperiksa polisi. Dalam kasus tersebut, polisi melakukan pemeriksaan kepada sekitar 20-an orang yang menjadi korban penipuan oleh tersangka Heru Susanto.

"Bukti-bukti juga sudah lengkap, tapi kami tetap lakukan pendalaman karena dimungkinkan ada (kasus penipuan serupa) di TKP lain," ujar dia.

Harris mengungkapkan, tersangka Heru Susanto memang memiliki perusahaan, tetapi PT-nya disalahgunakan.

Sebenarnya, peruntukan PT milik tersangka itu untuk kegiatan usaha lain, bukan untuk penjualan tanah kavling. Tetapi, oleh tersangka digunakan untuk properti atau tanah kavling.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X