Kompas.com - 25/06/2019, 09:53 WIB
Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah I, Medan, Edison Kurniawan  menyerahkan cinderamata kepada Bupati Nias Utara Marselinus Ingati Nazara, usai membuka Sekolah Lapang Geofisika yang di gelar Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas III Gunungsitoli. KOMPAS.com/HENDRIK YANTO HALAWAKepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah I, Medan, Edison Kurniawan menyerahkan cinderamata kepada Bupati Nias Utara Marselinus Ingati Nazara, usai membuka Sekolah Lapang Geofisika yang di gelar Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas III Gunungsitoli.

GUNUNGSITOLI, KOMPAS.com – Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas III Gunungsitoli, menggelar Sekolah Lapang Geofisika (SLG), di Kaliki Resto, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara.

Sekolah lapang tersebut diikuti berbagai unsur mulai dari kelompok masyarakat, para siswa, anggota BPBD Kabupaten Nias Utara, hingga aparat TNI Polri.

Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah I, Edison Kurniawan mengatakan SLG adalah upaya untuk meningkatkan pemahaman terhadap adanya potensi kegempaan yang terjadi di Kabupaten Nias Utara.

Baca juga: [POPULER NUSANTARA] Gaya Nyentrik Menteri Susi Saat Tenggelamkan Kapal Vietnam | Potensi Gempa Magnitudo 8,9 di Mentawai

Dengan mengikuti sekolah ini, para pemangku kebijakan di Kabupaten Nias Utara memahami peringatan dini gempa bumi dan tsunami sehingga dapat memberikan informasi yang tepat pada masyarakat.

"BMKG mengelar Sekolah Lapang Geofisika untuk melakukan mitigasi kebencanaan, terhadap potensi potesi bencana yang ada di Kepulauan Nias," kata Edison, Selasa (25/6/2019).

Pada SLG, juga dijelaskan tentang adanya ancaman besar yang terjadi di Zona Megathrust Nias Mentawai yang menyimpan energi besar yang belum terlepaskan dalam kurun waktu lama, dengan magnitudo 8,9 SR da pergeseran tiap tahun mencapai 4 sentimeter.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Utamanya koordinasi antara BMKG dengan BPBD dan pemangku kepentingan lainnya, sehingga dalam Sekolah Lapang Geofisika ini akan meningkatkan kapasitas masyarakat tentang upaya penyelamatan jika terjadi gempabumi dan tsunami,” jelasnya.

Baca juga: Penjelasan BMKG Terkait Potensi Gempa Bermagnitudo 8,9 di Mentawai

Sementara itu, Bupati Nias Utara Marselinus Ingati Nazara menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di wilayahnya dapat menindaklanjuti materi yang disampaikan.

“Kabupaten Nias Utara rawan gempa, banyak warga berada di pesisir pantai mulai dari Sawo, Tuhemberua, Lahewa, hingga Afulu. Mereka rentan menjadi korban gempa dan tsunami," kata Marselinus.

Ia menjelaskan akan tetap berkoordinasi dengan Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas III Gunungsitoli, setiap terjadi bencana terutama gempa dan tsunami.

"Kegiatan ini dapat berlangsung terus setiap tahun, guna membuka wawasan stakeholder yang ada di wilayahnya," harapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.