Masa Transisi, Besaran "Airport Tax" Bandara Kertajati Mengikuti Bandara Husein

Kompas.com - 24/06/2019, 12:05 WIB
Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad  Awaluddin KOMPAS.com/RENI SUSANTIDirektur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin

BANDUNG, KOMPAS.com – Sebanyak 56 penerbangan domestik yang menggunakan jet akan dipindah dari Bandara Husein Sastranegara Bandung ke Bandara Internasional Kertajati per 1 Juli 2019.

Selama masa transisi tersebut, passanger service charge atau airport tax tidak berubah. Artinya, besaran airport tax Bandara Kertajati akan mengikuti Bandara Husein Sastranegara.

“Kami sepakati dengan maskapai, besaran passanger service charge (menggunakan tarif) Bandara Husein,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin kepada Kompas.com di Bandung, Senin (24/6/2019).

Baca juga: AP II Sebut Kertajati Siap Terima Kepindahan Penerbangan dari Husein

Airport tax ini akan berpengaruh kepada harga tiket. Dengan penyesuaian atau sinkronisasi airport tax, maka harga tiket selama masa transisi tidak berpengaruh.

Ia mencontohkan jika konsumen sudah membeli tiket untuk penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara ke destinasi tujuan, maka karena penataan kebandarudaraan ini, keberangkatan dari Bandara Husein Sastranegara dialihkan ke Bandara Kertajati.

Meski terjadi kepindahan keberangkatan, harga tiket tetap sama. Sebab selama masa transisi pihak AP II dan maskapai sepakat menggunakan tarif Bandara Husein.

“Sampai kondisi (Husein-Kertajati) establish, (baru) kemudian disesuaikan kembali,” tuturnya.

Baca juga: Ongkos Damri ke Bandara Kertajati Gratis Selama Sebulan, Ini Ketentuannya

Sebelumnya, AP II menyatakan, Bandara Internasional Kertajati sangat siap untuk kembali beroperasi. Dari mulai gedung terminal, runway sepanjang 3.000 meter, apron dan infrastruktur pendukung pun sudah siap.

Bahkan untuk instrumen landing system, Airnav Indonesia sudah melakukan kesiapan. Apalagi sebelumnya Bandara Kertajati sudah pernah beroperasi. Jadi saat ini hanya memastikan semuanya berjalan lancar.

“1 Juli 2019 insya Allah tidak ada kendala lagi, bisa berjalan sesuai dengan yang diinginkan,” pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pura-pura Cari Kos, Pemuda Asal Kuningan Ini Malah Curi Laptop

Pura-pura Cari Kos, Pemuda Asal Kuningan Ini Malah Curi Laptop

Regional
Relawan PMI Gunungkidul Hampir Setiap Hari Makamkan Korban Covid-19

Relawan PMI Gunungkidul Hampir Setiap Hari Makamkan Korban Covid-19

Regional
Misteri Mayat Anak Perempuan di Subang, Ada Lelaki yang Letakkan Karung Sehari Sebelum Penemuan

Misteri Mayat Anak Perempuan di Subang, Ada Lelaki yang Letakkan Karung Sehari Sebelum Penemuan

Regional
Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ 182 Terima Santunan Rp 50 Juta

Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ 182 Terima Santunan Rp 50 Juta

Regional
Pengakuan Pelaku Usai Bunuh Wanita Teman Kencan di Hotel: Saya Takut Dipenjara

Pengakuan Pelaku Usai Bunuh Wanita Teman Kencan di Hotel: Saya Takut Dipenjara

Regional
Bupati Pati Buka Masker Saat Sesi Foto Kondangan, Ganjar: Mau Foto, Mau Enggak, Tidak Boleh

Bupati Pati Buka Masker Saat Sesi Foto Kondangan, Ganjar: Mau Foto, Mau Enggak, Tidak Boleh

Regional
Kristen Gray Bakal Diperiksa soal Twit Ajak Warga Asing ke Bali Saat Pandemi Covid-19

Kristen Gray Bakal Diperiksa soal Twit Ajak Warga Asing ke Bali Saat Pandemi Covid-19

Regional
Kristen Gray Gunakan Visa Kunjungan untuk Masuk Bali Awal 2020, Alamatnya Kini Terdeteksi

Kristen Gray Gunakan Visa Kunjungan untuk Masuk Bali Awal 2020, Alamatnya Kini Terdeteksi

Regional
Kebun dan Tambang Ilegal 17 Juta Hektar, Dedi Mulyadi: Negara Rugi Dua Kali

Kebun dan Tambang Ilegal 17 Juta Hektar, Dedi Mulyadi: Negara Rugi Dua Kali

Regional
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.800 Meter ke Arah Kali Krasak dan Boyong

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.800 Meter ke Arah Kali Krasak dan Boyong

Regional
Puting Beliung Terjang Rote Ndao, 17 Rumah Warga Rusak

Puting Beliung Terjang Rote Ndao, 17 Rumah Warga Rusak

Regional
Gubernur Bengkulu Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Edhy Prabowo, Ini Komentar Pengacaranya

Gubernur Bengkulu Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Edhy Prabowo, Ini Komentar Pengacaranya

Regional
48 Lansia di Banyumas Positif Covid-19 Usai Jalani Tes Cepat Antigen

48 Lansia di Banyumas Positif Covid-19 Usai Jalani Tes Cepat Antigen

Regional
Komisi IV Ungkap Kebun dan Tambang Ilegal di Indonesia 17 Juta Hektar

Komisi IV Ungkap Kebun dan Tambang Ilegal di Indonesia 17 Juta Hektar

Regional
Penyebab Kasus Covid-19 di Solo Masih Tinggi meski Sudah Terapkan PPKM

Penyebab Kasus Covid-19 di Solo Masih Tinggi meski Sudah Terapkan PPKM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X