Ongkos Damri ke Bandara Kertajati Gratis Selama Sebulan, Ini Ketentuannya

Kompas.com - 22/06/2019, 11:26 WIB
Ilustrasi bus Damri M. Luthfi Makki/KONTANIlustrasi bus Damri

BANDUNG, KOMPAS.com – Sebanyak lima unit bus Damri disediakan di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) selama sebulan untuk keberangkatan Bandung- Bandara Kertajati di Majalengka, Jabar.

“Kami mendapatkan bantuan operasional dari BIJB untuk lima unit bus,” ujar General Manager Perum Damri Bandung, Mursalin di Gedung Sate Bandung, Jumat (21/6/2019).

Baca juga: Bandara Kertajati Batal Berangkatkan Jemaah Haji Tahun Ini

Lima unit bus ini digratiskan selama sebulan. Bus akan berangkat dari Jalan Dalem Kaum setiap dua jam dimulai dari pukul 02.00, 04.00, 06.00, 08.00, 10.00 WIB, dan seterusnya.

Namun, jika penumpang membeludak, pihaknya sudah menyiapkan opsi lain. Yakni dengan menambah lima unit bus lagi.

Dengan penambahan lima unit bus ini, perjalanan Bandung-Kertajati dan sebaliknya bisa dilakukan setiap satu jam.

Namun persoalannya, dengan penambahan lima unit bus tersebut, ongkos tidak bisa digratiskan. Untuk itu, pihaknya menyiapkan diskon 50 persen, dari tarif normal Rp 75.000 menjadi Rp 35.000an.

“Ada dua opsi, yang pertama gratis tadi. Kedua, perjalanan tiap satu jam dengan tarif 50 persen,” tuturnya.

Baca juga: Semua Penerbangan Domestik Bandara Bandung Pindah ke Kertajati, Ini Dampaknya

Selain Bandung, pihaknya menyiapkan pelayanan bus dari Cikarang, Kuningan, dan Cirebon. Tarif dari Cirebon Rp 40.000, Kuningan Rp 50.000, dan Cikarang Rp 60.000.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Heri Antasari mengatakan, waktu tempuh Bandung-Kertajati saat ini berkisar di 2-2,5 jam. Setelah Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan) selesai, maka waktu tempuhnya hanya 45 menit.

“Mudah-mudahan Tol Cisumdawu cepat selesai, sehingga jarak tempuhnya lebih cepat,” ujarnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswanya Gantung Diri Diduga Depresi Skripsi Sering Ditolak Dosen, Ini Penjelasan Universitas

Mahasiswanya Gantung Diri Diduga Depresi Skripsi Sering Ditolak Dosen, Ini Penjelasan Universitas

Regional
2 Pasien Covid-19 di Riau Merasa Nyeri di Perut dan Ulu Hati

2 Pasien Covid-19 di Riau Merasa Nyeri di Perut dan Ulu Hati

Regional
Menkes Terawan Akan Pimpin Langsung Penanganan Covid-19 di Jawa Timur

Menkes Terawan Akan Pimpin Langsung Penanganan Covid-19 di Jawa Timur

Regional
Viral, Video Ibu-ibu Unjuk Rasa di Depan SD, Tuntut Sekolah Dibuka Kembali

Viral, Video Ibu-ibu Unjuk Rasa di Depan SD, Tuntut Sekolah Dibuka Kembali

Regional
Pejabat Desa Perkosa Bocah SD Yatim Berkali-kali, Ketahuan Saat Coba Lamar Korban

Pejabat Desa Perkosa Bocah SD Yatim Berkali-kali, Ketahuan Saat Coba Lamar Korban

Regional
19 Tenaga Medis di Samarinda Positif Corona karena Transmisi Lokal

19 Tenaga Medis di Samarinda Positif Corona karena Transmisi Lokal

Regional
Dekan UNS Surakarta: 25 Mahasiswa PPDS Positif Covid-19 Belum Ada yang Diwisuda

Dekan UNS Surakarta: 25 Mahasiswa PPDS Positif Covid-19 Belum Ada yang Diwisuda

Regional
Kasus Covid-19 di Jatim Tinggi, Menkes Terawan Berkantor di Surabaya Setiap Akhir Pekan

Kasus Covid-19 di Jatim Tinggi, Menkes Terawan Berkantor di Surabaya Setiap Akhir Pekan

Regional
Duka di Masamba, 13 Orang Tewas dan 46 Orang Hilang akibat Diterjang Banjir Bandang

Duka di Masamba, 13 Orang Tewas dan 46 Orang Hilang akibat Diterjang Banjir Bandang

Regional
Adaptasi Kebiasaan Baru, ASN Pemprov Papua Barat 'Ngantor' Mulai 15 Juli

Adaptasi Kebiasaan Baru, ASN Pemprov Papua Barat "Ngantor" Mulai 15 Juli

Regional
Serahkan Diri ke Polisi, Petugas P2TP2A yang Cabuli Korban Pemerkosaan Didampingi Keluarga

Serahkan Diri ke Polisi, Petugas P2TP2A yang Cabuli Korban Pemerkosaan Didampingi Keluarga

Regional
Bikin Resah, Pasien Covid-19 Tolak Karantina, Malah Santai Keluyuran dan Beli Sayuran

Bikin Resah, Pasien Covid-19 Tolak Karantina, Malah Santai Keluyuran dan Beli Sayuran

Regional
Pemkot Mataram Izinkan Keluarga Ikuti Proses Pemulasaraan Jenazah Covid-19

Pemkot Mataram Izinkan Keluarga Ikuti Proses Pemulasaraan Jenazah Covid-19

Regional
Jenazah Covid-19 Dimakamkan Tanpa Protokol, 2 Anggota Keluarga Positif Corona

Jenazah Covid-19 Dimakamkan Tanpa Protokol, 2 Anggota Keluarga Positif Corona

Regional
Sering Rapat dengan Banyak Orang, Sekda Grobogan Inisiatif Uji Swab, Hasilnya Positif

Sering Rapat dengan Banyak Orang, Sekda Grobogan Inisiatif Uji Swab, Hasilnya Positif

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X