Digugat PKS, KPU Sumsel Akan Sandingkan Data 638 TPS di Empat Lawang

Kompas.com - 20/06/2019, 17:35 WIB
Komisioner KPU Sumsel Divisi Perencanaan data dan Informasi Hendri Alma Wijaya, memberikan keterangan usai melakukan rapat dengan Bawaslu Sumsel dan Partai PKS, terkait penyandingan data di lima kecamatan Kabupaten Empat Lawang, Kamis (20/6/2019).KOMPAS.com/AJI YK PUTRA Komisioner KPU Sumsel Divisi Perencanaan data dan Informasi Hendri Alma Wijaya, memberikan keterangan usai melakukan rapat dengan Bawaslu Sumsel dan Partai PKS, terkait penyandingan data di lima kecamatan Kabupaten Empat Lawang, Kamis (20/6/2019).

  PALEMBANG, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Sumatera Selatan, akan menyandingkan data C1 plano dengan DA1 dan DAA1 di 638 Tempat Pemungutan Suara (TPS) Kabupaten Empat Lawang, terkait adanya dugaan penggelembungan suara yang dilaporkan oleh Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI. 

Seluruh TPS yang akan disandingkan itu, berada di lima Kecamatan Kabupaten Empat Lawang yakni Pendopo, Pendopo Barat, Muara pinang, Lintang Kanan dan Tebing Tinggi.

Penanggung Jawab Tim Advokasi dan Pengamanan Suara PKS Sumatera Selatan, Aulia Rahman mengatakan, pada proses pencocokan data oleh KPU, akan melihat jumlah suara partai politik yang sebenarnya.

Baca juga: Dilaporkan PKS, KPU Sumsel dan Empat Lawang Terbukti Langgar Administratif Pemilu


PKS mengklaim, jika ada perbedaan antara DA1 dan DB sehingga muncul adanya dugaan penggelembungan suara pada salah satu partai politik, sehingga mereka pun akhirnya melaporkan ke Bawaslu RI.

"Kita buktikan, kita adu alat bukti  dengan KPU dan ternyata Bawaslu atas pemeriksaan itu menemukan adanya selisih antara DA dan DB, oleh karenanya harus dicocokan dengan C1 dan DA1 dengan DB sehingga harus dicocokan dengan membuka C1 dan C1 plano. Kalau hitungan kita sampai 11 ribuan (selisih suara)," kata Aulia usai rapat koordinasi dengan KPU Sumsel, Kamis (20/6/2019).

Aulia mengatakan, PKS sebelumnya telah mengajukan keberatan terhadap hasil rapat pleno yang dilakukan oleh KPU Sumsel pada penghitungan. Namun, keberatan itu akhirnya ditolak sehingga mereka melapor ke Bawaslu RI.

"Nanti akan terlihat perolehan suara semua peserta pemilu di Dapil ini Sumsel 2 berapa sebenarnya suara masing-masing partai," ujarnya.

Baca juga: PKS Bakal Laporkan KPU Sumsel dan Empat Lawang ke Mabes Polri

Sementara itu, Komisioner KPU Sumsel Divisi Perencanaan data dan Informasi Hendri Alma Wijaya mengatakan, keputusan tindak lanjut dilaksanakannya penyandingan data itu menunggu hasil rapat antara ketua KPU Sumsel bersama KPU RI.

Hasil rapat itu akan menentukan jadwal serta lokasi pelaksanaan penyandingan data untuk lima kecamatan Kabupaten Empat Lawang.

"Jadwal pencocokan kemudian teknis pencocokan itu teman-teman yang lain dalam rangka konsultasi baik Bawaslu RI maupun KPU RI, harapan kita sebelum proses sengketa di MK proses ini (pencocokan) sudah selesai, sehingga bisa dijadikan alat bukti untuk sidang di MK," kata Hendri.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Tersandung Kasus Hukum, Pria Ini Tetap Dilantik sebagai Anggota DPRD Gresik

Tersandung Kasus Hukum, Pria Ini Tetap Dilantik sebagai Anggota DPRD Gresik

Regional
Aceng Fikri Bisa Pastikan Wanita yang Bersamanya di Dalam Kamar Hotel Istri Sah

Aceng Fikri Bisa Pastikan Wanita yang Bersamanya di Dalam Kamar Hotel Istri Sah

Regional
Dokter Gigi yang Ditangkap Densus 88 di Sampang Terancam Diberhentikan dari PNS

Dokter Gigi yang Ditangkap Densus 88 di Sampang Terancam Diberhentikan dari PNS

Regional
Suami Istri Terduga Teroris 10 Tahun Tinggal di Sampang Madura

Suami Istri Terduga Teroris 10 Tahun Tinggal di Sampang Madura

Regional
Seorang Pria Tewas Dianiaya 2 Pelaku yang Ngamuk Saat Takziah

Seorang Pria Tewas Dianiaya 2 Pelaku yang Ngamuk Saat Takziah

Regional
Soal Pelaporan Ustaz Abdul Somad, Polda NTT Masih Periksa Saksi Ahli

Soal Pelaporan Ustaz Abdul Somad, Polda NTT Masih Periksa Saksi Ahli

Regional
Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Infrastruktur di Pandanaran Dipercepat

Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Infrastruktur di Pandanaran Dipercepat

Regional
6 Pekerja Asing Pemilik 500 Ton BBM Ilegal Ditangkap, Transaksi di Tengah Laut

6 Pekerja Asing Pemilik 500 Ton BBM Ilegal Ditangkap, Transaksi di Tengah Laut

Regional
Mahasiswa Papua di Malang: Yang Lalu Biarkan Berlalu

Mahasiswa Papua di Malang: Yang Lalu Biarkan Berlalu

Regional
Gempa Bogor, 25 Rumah Rusak, 200 Warga Mengungsi

Gempa Bogor, 25 Rumah Rusak, 200 Warga Mengungsi

Regional
Ada Penolakan Danau Rana Jadi Destintasi Wisata Dunia, Ini Tanggapan Pemkab Buru

Ada Penolakan Danau Rana Jadi Destintasi Wisata Dunia, Ini Tanggapan Pemkab Buru

Regional
Ayah yang 9 Tahun Jadikan 2 Putrinya Budak Seks Sadar Perkosa dan Ancam Bunuh Korban

Ayah yang 9 Tahun Jadikan 2 Putrinya Budak Seks Sadar Perkosa dan Ancam Bunuh Korban

Regional
Seorang Pria Perkosa Anak Majikan, Begini Kronologinya

Seorang Pria Perkosa Anak Majikan, Begini Kronologinya

Regional
3 Tersangka Kerusuhan Manokwari Bakar Bendera Merah Putih dan Jarah ATM

3 Tersangka Kerusuhan Manokwari Bakar Bendera Merah Putih dan Jarah ATM

Regional
Oknum Polisi yang Diduga Berikan Miras ke Mahasiswa Papua Dinonaktifkan dari Jabatannya

Oknum Polisi yang Diduga Berikan Miras ke Mahasiswa Papua Dinonaktifkan dari Jabatannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X