Dibantu Pawang, Warga Ramai-ramai Tangkap Buaya Pemangsa Manusia

Kompas.com - 20/06/2019, 15:57 WIB
Seekor buaya ditangkap warga setelah memangsa korbannya di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau. KOMPAS.com/ CITRA INDRIANISeekor buaya ditangkap warga setelah memangsa korbannya di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Seekor buaya ditangkap warga beramai ramai dibantu seorang pawang buaya, setelah memangsa seorang pekerja bangunan Wartoyo alias Keling (37) di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau, pada Selasa (18/6/2019) malam.

Korban sebelumnya sempat hilang dan dilakukan pencarian oleh sejumlah petugas kepolisian serta berkoordinasi dengan pihak Basarnas Pekanbaru.

"Saat mau Maghrib Rabu (19/6/2019), buaya sudah tertangkap. Sementara korban tubuhnya sudah tidak utuh. Sebagian (potongan tubuh) di luar, dan ada juga dalam perut buaya tersebut," kata Camat Sungai Apit, Wahyudi, Kamis (20/6/2019).

Buaya tersebut diketemukan tidak jauh dari lokasi hilangnya korban, setelah dilakukan upaya pencarian bersama masyarakat dan Kepolisian Sektor Sungai Api serta bantuan Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pekanbaru, jelas Wahyudi.

Baca juga: Nelayan yang Hilang Diseret Buaya Ditemukan Tewas Tanpa Tangan dan Kaki

Selain itu pencarian juga dilakukan dengan mendatangkan Pawang Buaya dari Lubuk Mudo, Sungai Pakning, Kabupaten Bengkalis.

Saat ditemukan korban sudah meninggal dunia, dan korban meninggalkan seorang istri dan anak, katanya.

"Kami mengimbau warga agar lebih berhati-hati dalam menyebrang sungai. Pihaknya juga menghimbau bagi warga yang ingin beraktivitas di sungai saat ini dilarang dulu, himbau Wahyudi.

Jaga istiadat kampung

Selain itu lanjut Wahyudi, diharapkan agar masyarakat jangan takabur serta menjaga sopan santun ketika berada ataupun melintas sungai dan rawa yang ada di Sungai Lakar tersebut.

Karena banyak pendatang baru di Teluk lanus, yang mungkin ada larangan yang tidak boleh dilakukan tetapi dilanggar.

"Kami berpesan kepada masyarakat terutama masyarakat pendatang agar memagami adat istiadat Kampung Teluk Lanus serta berkomunikasi dulu dengan penghulu ataupun sesepuh kampung," jelasnya.

Baca juga: Seorang Anak Berusaha Tarik Ayahnya yang Diseret Buaya ke Dalam Sungai

Sebelumnya, korban  dinyatakan hilang saat merakit kayu untuk membuat bangunan pondok di ladang.

Saat teman korban pergi namum korban sudah tidak terlihat lagi dan hanya tinggal celana, baju dan kayu yang sedang diikat.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Covid-19, Pemkot Salatiga Data Penjual Hewan Kurban dari Luar Kota

Cegah Covid-19, Pemkot Salatiga Data Penjual Hewan Kurban dari Luar Kota

Regional
Gempa 5,2 Magnitudo Guncang Bengkulu, Terasa hingga Lampung

Gempa 5,2 Magnitudo Guncang Bengkulu, Terasa hingga Lampung

Regional
Diamankan, Pesepeda Perempuan Berbaju Ketat di Banda Aceh Minta Maaf

Diamankan, Pesepeda Perempuan Berbaju Ketat di Banda Aceh Minta Maaf

Regional
Gempa di Rangkasbitung, Warga Diminta Waspada dan Jauhi Kawasan Pantai

Gempa di Rangkasbitung, Warga Diminta Waspada dan Jauhi Kawasan Pantai

Regional
Sempat Ketakutan, 50 Pedagang Pasar Manis Purwokerto Jalani Tes Swab

Sempat Ketakutan, 50 Pedagang Pasar Manis Purwokerto Jalani Tes Swab

Regional
11 ASN di Banjarnegara Positif Corona, Sebagian di Antaranya Tenaga Medis Puskesmas

11 ASN di Banjarnegara Positif Corona, Sebagian di Antaranya Tenaga Medis Puskesmas

Regional
Menteri Koperasi dan UKM Harap Pelaku UMKM Dapat Topang Perekonomian Babel

Menteri Koperasi dan UKM Harap Pelaku UMKM Dapat Topang Perekonomian Babel

Regional
Gempa Juga Terjadi di Pangandaran

Gempa Juga Terjadi di Pangandaran

Regional
Gara-gara Dituding Curi Ayam, Pria di Tasikmalaya Bakar 3 Mobil Tetangga

Gara-gara Dituding Curi Ayam, Pria di Tasikmalaya Bakar 3 Mobil Tetangga

Regional
Berkunjung ke Aceh Wajib Bawa Surat Hasil Rapid Test

Berkunjung ke Aceh Wajib Bawa Surat Hasil Rapid Test

Regional
Seorang Wartawan Meninggal karena Covid-19, 20 Jurnalis Lainnya Jalani Rapid Test

Seorang Wartawan Meninggal karena Covid-19, 20 Jurnalis Lainnya Jalani Rapid Test

Regional
Duduk Perkara Lembaga Adat Baduy Minta Dihapus dari Destinasi Wisata

Duduk Perkara Lembaga Adat Baduy Minta Dihapus dari Destinasi Wisata

Regional
Satu Keluarga Jadi Korban Kecelakaan Kapal, Ayah Selamat, 2 Anaknya Meninggal

Satu Keluarga Jadi Korban Kecelakaan Kapal, Ayah Selamat, 2 Anaknya Meninggal

Regional
Danjen Akademi TNI: Pemkot Magelang Pindah Saja, Kalau Enggak Nanti Pakai Cara-cara Kita

Danjen Akademi TNI: Pemkot Magelang Pindah Saja, Kalau Enggak Nanti Pakai Cara-cara Kita

Regional
Gempa di Rangkasbitung, Warga Serang Merasa Pusing dan Mual

Gempa di Rangkasbitung, Warga Serang Merasa Pusing dan Mual

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X