Nelayan yang Hilang Diseret Buaya Ditemukan Tewas Tanpa Tangan dan Kaki

Kompas.com - 19/06/2019, 20:19 WIB
Lokasi penemuan jasad nelayan yang diseret buaya di Desa Selingsing, Belitung Timur, Rabu (19/6/2019). Tagana Beltim.Lokasi penemuan jasad nelayan yang diseret buaya di Desa Selingsing, Belitung Timur, Rabu (19/6/2019).

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Arif (50) nelayan yang hilang diseret buaya di Desa Selingsing, Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung ditemukan dalam kondisi tewas.

Jasad korban ditemukan mengapung tanpa tangan kiri dan kaki kanan, terpaut hampir satu kilometer dari lokasi kejadian.

"Setelah tiga hari pencarian, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB," kata Koordinator Tagana Beltim, Mahroni Hidayat kepada Kompas.com, Rabu (19/6/2019).

Baca juga: Nelayan yang Hilang Diseret Buaya, Baru 5 Menit Mencebur ke Sungai

Korban pertama kali ditemukan warga bernama Rizal yang ketika itu hendak pergi memancing ikan.

Berselang satu jam setelah penemuan, jasad korban langsung dibawa ke Puskesmas Gantung dan ke rumah duka untuk dikebumikan.

Petugas relawan juga melakukan pendampingan terhadap pihak keluarga yang ditimpa musibah.

Baca juga: Seorang Anak Berusaha Tarik Ayahnya yang Diseret Buaya ke Dalam Sungai

Sebelumnya, korban diseret buaya karena nekat mencebur ke muara sungai saat membersihkan perahu motor miliknya.

Saat kejadian Minggu (16/6/2019) hari sudah mulai gelap, sehingga korban tidak tertolong meskipun ada anaknya dan dua nelayan lainnya di lokasi kejadian.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X