Pengasuh Pondok Pesantren yang Cabuli Santriwati Berusia 16 Tahun Jadi DPO Polisi

Kompas.com - 19/06/2019, 13:19 WIB
Ilustrasi pencabulan.Kompas.com/ Ericssen Ilustrasi pencabulan.


PONTIANAK, KOMPAS.com - Kepolisian telah menetapkan NR, pengasuh pondok pesantren di Kubu Raya, Kalimantan Barat, sebagai tersangka dalam kasus dugaan cabul santriwati berusia 16 tahun.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Rully Robinson mengatakan, penetapan tersangka ini berdasarkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

"Sudah ditetapkan tersangka. Dia dijerat dengan Undang-Undang tentang Perlindungan Anak," kata Rully kepada Kompas.com, Rabu (19/6/2019).

Baca juga: Janji Dinikahi, Pengasuh Pondok Pesantren Cabuli Santriwati Berusia 16 Tahun


Namun demikian, hingga saat ini kepolisian masih belum dapat mendengarkan keterangan terduga pelaku. Lantaran dalam sejumlah upaya pemanggilan, terduga pelaku mangkir.

"NR sudah tersangka dan melarikan diri dan kini masuk daftar pencarian orang (DPO). Kami sedang maksimalkan untuk tangkap," ucapnya.

Rully menegaskan, NR dijerat dengan Pasal 81 Undang-Undang tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun.

"Kemudian, untuk pelaku yang merupakan tenaga pendidik ditambah satu per tiga," ucapnya.

Baca juga: Istri Keluar Rumah, Ayah Tega Cabuli Anaknya yang Baru Tamat SMP

Diberitakan, seorang oknum pengasuh pondok pesantren di Kubu Raya, Kalimantan Barat, berinisial NR, diduga mencabuli santriwati berusia 16 tahun.

Berdasarkan pengakuan korban, kejadian pertama kali pada tahun 2016. Saat itu, korban dibujuk rayu, dan diancam akan dikeluarkan dari pondok pesantren jika melaporkan kejadian tersebut.

Kemudian, kejadian kedua di tahun 2019 saat bulan Ramadhan setelah shalat tarawih. Pelaku menjanjikan untuk menikahi korban dan menjadi istri kelimanya.

Sebagaimana diketahui, saat ini NR telah memiliki empat orang istri, tiga diantaranya merupakan santriwatinya sendiri

Saat ini, kepolisian tengah menyelidiki dugaan tersebarnya video mesum NR dalam peristiwa persetubuhan usai shalat tarawih tersebut.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X