KPK Periksa Rektor IAIN Pontianak sebagai Saksi Kasus Romahurmuziy

Kompas.com - 18/06/2019, 08:30 WIB
Rektor IAIN Pontianak, Syarif. IstimewaRektor IAIN Pontianak, Syarif.

PONTIANAK, KOMPAS.com - Rektor Institut Agama Islam Negeri ( IAIN) Pontianak, Kalimantan Barat, Syarif, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK), sebagai saksi untuk tersangka mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan ( PPP), Muhammad  Romahurmuziy, Senin (17/6/2019). Dalam pemeriksaan yang dilakukan selama hampir dua jam itu, Syarif dicecar enam pertanyaan seputar prosedur pemilihan rektor.

"Intinya dimintai klarifikasi soal (kasus) Mas Rommy (Romahurmuziy). Kemudian menyangkut prosedur pemilihan rektor," kata Syarif saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin (17/6/2019) malam.

Baca juga: Penuhi Panggilan Polisi, Caleg PPP Bantah Lakukan Politik Uang Jelang Pemilu

Menurut dia, prosedur pemilihan Rektor IAIN Pontianak telah sesuai. Ada tujuh profesor kredibel yang tergabung dalam komisi seleksi. Mereka bertugas menjaring kandidat.

"Kami juga beradu konsep saat proses seleksi. Saya waktu itu all out, lantaran saya merasa mengerti persoalan karena pernah menjadi pembantu rektor," ucapnya.

Selama proses seleksi, Syarif mengaku tak pernah memberikan atau diminta menyerahkan uang untuk memuluskan langkahnya sebagai rektor.

Namun dia pernah mendapat pesan singkat (SMS) tanpa nama yang menawarkan jalur suksesi.

"Biasalah nawarkan jalur. Tapi tidak saya ladeni. Nomornya langsung saya hapus dan blokir," ucapnya.

Baca juga: PPP Akan Beri Bantuan Hukum jika Diminta Habil Marati yang Terjerat Kasus Kivlan Zen

Selain Syarif, KPK juga memeriksa calon rektor IAIN Pontianak yang lain, yakni Wajidi Sayadi dan Hermansyah.

Kemudian, calon rektor UIN Sunan Ampel, Ali Mudlofir, Masdar Hilmy, dan A Muzakki. Selain itu KPK juga memeriksa calon rektor UIN Ar Raniry Banda Aceh yakni Warul Walidin

Romahurmuziy sendiri terjerat kasus dugaan suap terkait seleksi jabatan di Kementerian Agama Jawa Timur.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X