Caleg PPP yang Diduga Lakukan Politik Uang Tak Penuhi Panggilan Polisi

Kompas.com - 11/06/2019, 15:14 WIB
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko saat diwawancara di Mapolrestabes Makassar.Kompas.com/HIMAWAN Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko saat diwawancara di Mapolrestabes Makassar.

MAKASSAR, KOMPAS.com - Busranuddin Baso Tika (BBT), calon anggota legislatif DPRD Kota Makassar dari Partai PPP tak pernah memenuhi panggilan penyidik kepolisian terkait kasus dugaan politik uang (money politics) yang dilakukannya beberapa hari sebelum pencoblosan pada Pemilu 17 April 2019 lalu.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko menyebut, sejak dilimpahkan oleh Gakkumdu pada tanggal 27 Mei lalu. Pihaknya hanya memeriksa dua saksi terkait dugaan tindak pidana pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh ketua DPC PPP Kota Makassar ini. 

"Itu yang kita periksa, baru dari Bawaslu. Saksi-saksi yang lain belum ada yang datang, yang menerima uang, yang menyumpah, dan yang tahu kasus itulah," ungkapnya, Selasa (11/6/2019).


Baca juga: Caleg PPP di Makassar Terbukti Lakukan Politik Uang

Indratmoko menyebut saksi kunci seperti penerima uang dari BBT juga tidak pernah memenuhi panggilan dari pihak kepolisian. Untuk itu pihaknya bakal melakukan pemanggilan lanjutan pada Selasa hari ini kepada BBT dan juga penerima uangnya.

"BBT sendiri saya sudah tanda tangani (surat pemanggilan), iya penyelesaiannya itu 14 hari kerja, kan kepotong libur lebaran, cuti bersama," ujarnya.

Senada dengan Indratmoko, Kanit 1 Tindak Pidana Umum Polrestabes Makassar AKP Abdul Rahim mengatakan, ketidakhadiran BBT juga belun diketahui penyebabnya. Namun ia menyebut bakal melakukan upaya untuk mendatangkan caleg asal Makassar itu.

Ia pun berharap BBT bisa kooperatif dan memenuhi penggilan penyidik kepolisian sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan. Abdul Rahim menyebut akan menyelesaikan berkas perkara BBT pekan ini.

"Kita upayakan minggu ini, kita selesaikan berkasnya baru dikirim, untuk disidangkan," pungkasnya.

Baca juga: Caleg PPP Makasar yang Terindikasi Politik Uang Bakal Dipanggil Paksa

Sebelumnya, Busranuddin Baso Tika alias BBT dinyatakan melakukan tindak pidana pemilihan umum oleh pihak Gakkumdu Makassar atas dugaan money poltics yang dilakukannya jelang hari pencoblosan pada 17 April lalu.

BBT dianggap melanggar Pasal 523 ayat 1 UU Pemilu No 7 Tahun 2019 dengan ancaman Hukuman 2 tahun dan denda Rp24 juta.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X