Pasutri Timor Leste Bawa Ribuan Pil Ekstasi Dalam 5 Paket Kemasan

Kompas.com - 01/06/2019, 11:23 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.

KUPANG, KOMPAS.com - Pasangan suami istri asal Timor Leste berinisial JSP (34) dan AS (31), nekat membawa ribuan ekstasi dari negaranya ke Indonesia melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kapolda NTT Irjen Polisi Raja Erizman mengatakan, pasangan suami istri itu memasukan ribuan pil ekstasi itu dalam dus mesin printer.

"Setelah diperiksa oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Belu, ternyata pil itu jenis ekstasi yang dibungkus dalam lima paket kemasan," ungkap Erizman kepada Kompas.com, Jumat (31/5/2019) malam.

Erizman merinci, kemasan paket 1, berisi 972 butir pil warna hijau, selanjutnya kemasan Paket 2 berisi 988 butir pil warna biru

Baca juga: Diduga Bawa 4.874 Pil Ekstasi ke Indonesia, 2 Warga Timor Leste Ditahan

Kemudian kemasan paket 3 berisi 969 butir pil warna biru. Kemasan paket 4 berisi 977 butir pil warna hijau dan yang terakhir kemasan paket 5 berisi 968 butir pil warna cokelat.

Keduanya kemudian dibawa ke Mapolres Belu untuk diperiksa secara intensif.

"Saat ini keduanya ditahan di Polres Belu, untuk pemeriksaan lanjutan,"kata Erizman.

Sebelumnya diberitakan, dua orang warga negara Timor Leste, diamankan petugas Bea Cukai Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca juga: Pasangan Suami Istri Asal Timor Leste Bawa Ribuan Pil Ekstasi ke NTT

Setelah diamankan, dua warga negara Timor Leste itu kemudian diserahkan ke Kepolisian Resor Belu.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Jules Abraham Abast, mengatakan, dua orang itu diamankan karena membawa ribuan pil.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Elivina, 9 Tahun Jadi Guru Honorer Terima Gaji Rp 200.000 per Bulan

Kisah Elivina, 9 Tahun Jadi Guru Honorer Terima Gaji Rp 200.000 per Bulan

Regional
Makam Gus Dur Masih Tertutup untuk Peziarah

Makam Gus Dur Masih Tertutup untuk Peziarah

Regional
Temuan 28 Kasus Positif Covid-19, Pemkot Tegal Tak Terapkan PSBB

Temuan 28 Kasus Positif Covid-19, Pemkot Tegal Tak Terapkan PSBB

Regional
Pencarian Warga Amerika yang Hilang di Teluk Ambon Terkendala

Pencarian Warga Amerika yang Hilang di Teluk Ambon Terkendala

Regional
Kisah Nenek Uho, Sakit Sendirian, Ditemukan Pakai Sarung Bercampur Kotoran Hewan

Kisah Nenek Uho, Sakit Sendirian, Ditemukan Pakai Sarung Bercampur Kotoran Hewan

Regional
KA Pandanwangi Beroperasi Lagi, Penumpang Tak Perlu Rapid Test

KA Pandanwangi Beroperasi Lagi, Penumpang Tak Perlu Rapid Test

Regional
Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

Regional
5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Regional
Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

Regional
Saat Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi...

Saat Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi...

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Agustus 2020

Regional
Dendam dengan Orangtua, Pemuda Ini Bunuh dan Cabuli Anaknya

Dendam dengan Orangtua, Pemuda Ini Bunuh dan Cabuli Anaknya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X