Diisukan Jadi Menteri, Gubernur Olly: Itu Kewenangan Presiden

Kompas.com - 27/05/2019, 11:20 WIB
Gubernur Sulut Olly Dondokambey didampingi Anggota VI BPK RI Harry Azhar Aziz saat diwawancara seusai rapat paripurna di Kantor DPRD Sulut, Senin (27/5/2019) pukul 10.24 Wita. KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEYGubernur Sulut Olly Dondokambey didampingi Anggota VI BPK RI Harry Azhar Aziz saat diwawancara seusai rapat paripurna di Kantor DPRD Sulut, Senin (27/5/2019) pukul 10.24 Wita.

MANADO, KOMPAS.com - Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menanggapi santai isu dirinya bakal diangkat jadi menteri di periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Itu kewenangan Presiden," kata Olly saat diwawancara seusai rapat paripurna penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Sulut, di Kantor DPRD Sulut, Senin (27/5/2019).

Olly enggan berkomentar banyak terkait isu tersebut. Setelah diwawancara, Gubernur Olly didampingi Anggota VI BPK RI Harry Azhar Aziz berlalu meninggalkan Kantor DPRD Sulut.


Baca juga: Gubernur Olly: Pak Presiden Mengapresiasi Sulawesi Utara. Apa Permintaan Gubernur Akan Dikasih

Dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Sulut 2018 mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Menurut Olly, hasil saat ini memberi arti dan warna terhadap manajemen pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut untuk ke depannya semakin transparan, akuntabel, efektif dan efisien dalam penyelengaraan pemerintah.

Olly juga mengajak kepada semua pihak terkait agar tidak pernah puas terkait opini yang telah diraih selama ini.

"Tapi terus mampu menjaga apa yang telah diraih. Terus terpacu melakukan perbaikan-perbaikan, pembenahan-pembenahan dan pengelolaan keuangan di daerah yang sangat maksimal," ujarnya saat memberikan sambutan saat rapat paripurna.

Baca juga: Serahkan LKPD 2018, Gubernur Olly Harap BPK Terus Beri Masukan

Dia memaparkan, apa yang sudah diraih ini merupakan pertanggungjawaban konstitusional kepada negara.

"Bahkan, pertanggung jawaban moral kita kepada rakyat," sebutnya.

Untuk itu, ia berharapan semua komponen pembangunan di Sulut tetap menjaga sinergitas yang telah terbangun secara efektif sejauh ini.

Selain itu, Olly juga meminta kepada BPK RI, jika ada SKPD yang lambat merespon apa yang sudah diberikan catatan oleh auditor BPK terhadap apa yang ditemukan di lapangan agar memberikan catatan kepadanya.

"Agar supaya kami juga bisa langsung melakukan evaluasi pekerjaan yang mereka lakukan. Karena ini menjadi komitmen Pemprov Sulut. Bagaimana kita melakukan suatu kegiatan yang betul-betul akuntabel dan betul-betul prorakyat," tandasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Menghilang' 155 Tahun, Ibis Sendok Raja Kembali Terlihat di Sulawesi

"Menghilang" 155 Tahun, Ibis Sendok Raja Kembali Terlihat di Sulawesi

Regional
Kronologi Santri Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa Versi Pesantren

Kronologi Santri Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa Versi Pesantren

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswa SMA Nyamar Jadi Wanita Tipu Rp 141 Juta | Air Sumur Mendidih di Ambon

[POPULER NUSANTARA] Siswa SMA Nyamar Jadi Wanita Tipu Rp 141 Juta | Air Sumur Mendidih di Ambon

Regional
Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Regional
Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Regional
Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Regional
Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Regional
Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Regional
Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Regional
Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Regional
Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Regional
Miliki 4 Senjata Api, Katapel, dan Senjata Tajam, Pria di Pontianak Ditangkap

Miliki 4 Senjata Api, Katapel, dan Senjata Tajam, Pria di Pontianak Ditangkap

Regional
Status Normal, Pengelola TWA Tangkuban Parahu Langsung Buka Loket Kunjungan

Status Normal, Pengelola TWA Tangkuban Parahu Langsung Buka Loket Kunjungan

Regional
Polisi Tangkap Dua Lagi Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Sales Mobil

Polisi Tangkap Dua Lagi Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Sales Mobil

Regional
60 Hektar Kawasan Hutan Gunung Anjasmoro Jombang Terbakar

60 Hektar Kawasan Hutan Gunung Anjasmoro Jombang Terbakar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X