Mimpi Aldi Setelah Diluluskan, Kuliah di Fakultas Hukum untuk Bela yang Tertindas

Kompas.com - 27/05/2019, 06:00 WIB
Aldi Irpan, siswa SMAN 1 Sembalun, memeluk Kepala Sekolahnya, Sadikin Ali setelah menerima surat kelulusan, Sabtu (25/5/2019) KOMPAS.COM/FITRI.RAldi Irpan, siswa SMAN 1 Sembalun, memeluk Kepala Sekolahnya, Sadikin Ali setelah menerima surat kelulusan, Sabtu (25/5/2019)

Pihak LPMP melihat tidak ada yang salah tidak ada yang benar dalam kasus Aldi, tetapi apa yang terjadi dalam kasus tersebut menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak.

Divisi Advokasi Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTB, Joko Jumadi menegaskan bahwa sekolah ramah anak itu memang sulit diterapkan di NTB, karena tidak semua pihak di sekolah tersebut memahami bagaimana menciptakan sekolah ramah anak.

"Saya melihat banyak program pemerintah terkait sekolah ramah anak hanya jargon saja, salah satu contohnya pada kasus Aldi ini. Kasus ini salah satu indikator sekolah ramah anak, bagaimana sebuah aturan yang ada di sekolah dibuat partisipatif dengan melibatkan siswa, Kasus di SMA1 Sembalun ini adalah contoh dimana peraturan sekolah yang sifatnya masih belum partisipatif," kata Joko.

Joko melihat Dikbud sendiri belum memahami secara jelas apa itu sekolah ramah anak, termasuk kebijakan soal sekolah ramah anak masih setengah hati.

Dia mencontohkan, masih adanya anak yang dikeluarkan dari sekolah, tetapi sampai hari ini tak ada aturan yang dibuat Dikbud untuk mengatur soal bagaimana ketika ada anak bermasalah atau anak nakal.

Semua persoalan itu diselesaikan sesuai tata tertib sekolah. Sementara tata tertib sekolah tidak memiliki kekuatan hukum, sehingga selalu ada masalah ketika ada sekolah yang menerapkan peraturan tanpa memiliki perspektif anak.

"Saya melihat sistem pendidikan kita adalah sistem pendidikan yang tidak mengakomodir perubahan yang terjadi di anak anak," kata Joko.

Kepala Sekolah SMAN 1 Sembalun, Sadikin Ali mengakui bahwa dirinya tidak bisa sendirian dalam menerapkan tata tertib dan kedisiplinan di sekolah, mengawasi 250 anak anak di SMA yang dipimpinnya bukan hal mudah.

"Dengan kasus Aldi, menajdi pelajaran kita bersama, saya mohon dibantu oleh para orang tua siswa, memberi masukan masukan yang positif untuk pengembangan sekolah ini," kata Sadikin.

Sadikin melihat bahwa kasus Aldi memberi banyak pelajaran dan hikmah, bahwa sebagai Kepala Sekolah SMAN 1 Sembalun, apa yang bisa dia banggakan atau prestasi apa yang bisa dibanggakan kalau tidak dibangun bersama dengan kedisiplinan yang tinggi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

Regional
Tengok Rumah Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Bupati Cianjur Jamin Masa Depan Anak-anak Korban

Tengok Rumah Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Bupati Cianjur Jamin Masa Depan Anak-anak Korban

Regional
Sejarah Lokalisasi Sunan Kuning yang Ditutup Pemkot Semarang, Diresmikan Tahun 1966 oleh Wali Kota

Sejarah Lokalisasi Sunan Kuning yang Ditutup Pemkot Semarang, Diresmikan Tahun 1966 oleh Wali Kota

Regional
Fakta di Balik Tini Diboikot Warga gara-gara Beda Pilihan Pilkades di Sragen

Fakta di Balik Tini Diboikot Warga gara-gara Beda Pilihan Pilkades di Sragen

Regional
Fakta Lengkap Motivator Tempeleng Siswa, Korban Jadi 10 hingga Pelaku Minta Maaf

Fakta Lengkap Motivator Tempeleng Siswa, Korban Jadi 10 hingga Pelaku Minta Maaf

Regional
Cerita di Balik Penutupan Lokalisasi Sunan Kuning, Berdiri Sejak 53 Tahun dengan Omzet 1 Miliar Per Malam

Cerita di Balik Penutupan Lokalisasi Sunan Kuning, Berdiri Sejak 53 Tahun dengan Omzet 1 Miliar Per Malam

Regional
Jelang Pelantikan Presiden, Bupati Bogor Minta Semua Pihak Tak Terbujuk Ajakan Provokatif

Jelang Pelantikan Presiden, Bupati Bogor Minta Semua Pihak Tak Terbujuk Ajakan Provokatif

Regional
Kritik Radio Kampus di Grup WA, Dosen UIN Makassar Jadi Tersangka UU ITE

Kritik Radio Kampus di Grup WA, Dosen UIN Makassar Jadi Tersangka UU ITE

Regional
Wali Kota Bandung Kenalkan Program Kang Pisman di Konferensi Internasional

Wali Kota Bandung Kenalkan Program Kang Pisman di Konferensi Internasional

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X