KPAI Keluarkan 4 Poin Rekomendasi atas Kasus Tidak Meluluskan Aldi

Kompas.com - 24/05/2019, 12:55 WIB
Kepala Sekolah SMAN 1 Sembalun, Lombok Timur, Sadikin Ali, saat mengikuti rapat kordinasi dengan KPAI di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, Kamis lalu (23/5/2019).KOMPAS. com/Fitri.R Kepala Sekolah SMAN 1 Sembalun, Lombok Timur, Sadikin Ali, saat mengikuti rapat kordinasi dengan KPAI di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, Kamis lalu (23/5/2019).

MATARAM, Kompas.com — Komisi Perlindungan Anak Indonesia ( KPAI) akhirnya mengeluarkan rekomendasi agar sekolah segera memberikan kelulusan kepada Aldi Irpan, siswa kelas XII jurusan IPS, SMAN 1 Sembalun, Lombok Timur, yang tidak diluluskan karena kritis pada kebijakan kepala sekolah.

Desakan meluluskan Aldi merupakan satu dari empat poin rekomendasi yang dikeluarkan KPAI terkait kasus Aldi Irpan.

Poin kedua adalah mendorong pihak Inspektorat NTB melakukan investigasi dan evaluasi terhadap kepala sekolah atas keputusannya tidak meluluskan siswa sehingga menimbulkan polemik hingga tingkat nasional.


"KPAI juga mendorong Irjen Kemdikbud untuk berkoordinasi dengan Dinas Dikbud dan Inspektorat NTB untuk menindaklanjuti kasus Aldi agar tidak terulang lagi, dan menjadikan kasus Aldi menjadi pelajaran semua pihak agar tidak alergi terhadap kritik peserta didik," kata Retno Listyarti, komisioner KPAI, Jumat (24/5/2019).

Baca juga: 3 Alasan Aldi Irpan Tak Diluluskan oleh SMAN 1 Sembalun Lombok

Poin keempat atas ketiga rekomendasi tersebut, KPAI akan bersurat ke Gubernur NTB dan Mendikbud

Retno mengatakan, rekomendasi itu dikeluarkan setelah KPAI menemukan sejumlah kejanggalan atas keputusan tidak meluluskan Aldi, di antaranya adalah dokumen resmi yang dikeluarkan sekolah melalui rapor justru tidak dijadikan acuan meluluskan Aldi.

"Karena dalam rapor bukan hanya nilai akademik, melainkan juga sikap dan perilaku tercatat penilaiannya setiap semester, dan selama tiga tahun sekolah nilai akademik dan sikap Aldi tercatat baik. Itu dokumen resmi sekokah lho," katanya.

Kepsek legowo atas Keputusan Kementerian

Atas temuan-temuan dan rekomendasi itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Sembalun Sadikin Ali mengatakan, dirinya tetap yakin keputusan yang telah ia keluarkan sesuai prosedur melalui rapat dewan guru. Namun, jika ada rekomendasi dari pihak yang lebih tinggi seperti dinas dan kementerian, dia hanya mengikuti.

"Kami sebagai sebuah lembaga di bawah dari kementerian dan sebagainya sudah melakukan prosedur yang sudah ditetapkan. Bagaimanapun hasil keputusan dan sebagainya kami legowo saja. Tapi yang jelas bukan dari pihak kami yang mencoba memutuskan itu, tetapi setelah mediasi kementerianlah yang memutuskan, finalnya dari pihak-pihak terkait," katanya. 

Baca juga: Ombudsman Desak Kepsek SMAN 1 Sembalun Luluskan Siswanya

Sadikin Ali mengatakan, dirinya hanya kepala sekolah. Jika nanti ada rekomendasi dari Ombudsman dan ada keputusan pengadilan yang mengatakan Aldi lulus, dirinya akan terima saja.

"Jadi apa pun keputusannya, meskipun kadang itu pahit, sebagai bawahan kami akan menerima" katanya.

Ditanya bahwa dirinya sempat mengatakan tak akan menganulir keputusannya meski diminta oleh menteri sekalipun, Sadikin meluruskan bahwa dirinya akan mengikuti institusi di atasnya.

Baca juga: Pengakuan Kepsek SMAN 1 Sembalun soal Alasan Tak Luluskan Siswanya

"Artinya ada juga institusi di atas kami yang berkoordinasi dan sebagainya. Yang penting jangan sampai sepihak saya mengumumkan ke media bahwa si Aldi lulus. Itu kan salah. Tapi kepala dinas atau kementerian silakan saja. Kami sebagai bawahan mengikuti saja keputusan yang baik untuk semua supaya kami juga nyaman melaksanakan aktivitas, siswa juga nyaman melaksanakan aktivitas," katanya.

Menurut rencana, kepala sekolah akan menggelar kembali rapat dewan guru untuk menentukan kembali nasib Aldi, apakah bisa mendapatkan kelulusan dan menerima ijazah SMA yang ditunggunya selama tiga tahun belajar di bangku sekolah.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Begini Cara Petugas Memadamkan Kebakaran Lahan Gambut di Pekanbaru

Begini Cara Petugas Memadamkan Kebakaran Lahan Gambut di Pekanbaru

Regional
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Berprofesi sebagai Pedagang Garam di Padang

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Berprofesi sebagai Pedagang Garam di Padang

Regional
Begal Masuk Kampus Unand, 'Kalau Kau Teriak, Mati Kau'

Begal Masuk Kampus Unand, "Kalau Kau Teriak, Mati Kau"

Regional
PPP Pasrahkan soal Jatah Menteri ke Presiden Jokowi

PPP Pasrahkan soal Jatah Menteri ke Presiden Jokowi

Regional
Material Longsor Disingkirkan, Akses Jalan di Agam Bisa Dilewati

Material Longsor Disingkirkan, Akses Jalan di Agam Bisa Dilewati

Regional
Saat Diplomat Afganistan Belajar Penyelesaian Konflik dari Maluku...

Saat Diplomat Afganistan Belajar Penyelesaian Konflik dari Maluku...

Regional
Forum Komunikasi SMK Sepakat dengan Ridwan Kamil Evaluasi Sistem Pendidikan

Forum Komunikasi SMK Sepakat dengan Ridwan Kamil Evaluasi Sistem Pendidikan

Regional
Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri kalau Tidak Ada Manfaat

Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri kalau Tidak Ada Manfaat

Regional
PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

Regional
6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

Regional
Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Regional
Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Regional
Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Regional
Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Regional
Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Regional
Close Ads X