Ombudsman Desak Kepsek SMAN 1 Sembalun Luluskan Siswanya

Kompas.com - 23/05/2019, 23:08 WIB
Aldi, keluarga dan tim pendamping melaporkan kasus Aldi ke Ombudsman RI Perwakilan NTB, dan menyerahkan sejumlah dokumen, Selasa lalu (21/5/2019). KOMPAS. com/Fitri RAldi, keluarga dan tim pendamping melaporkan kasus Aldi ke Ombudsman RI Perwakilan NTB, dan menyerahkan sejumlah dokumen, Selasa lalu (21/5/2019).

MATARAM, KOMPAS.com - Ombudsman RI Perwakilan NTB telah menemui Kepala Sekolah  SMAN 1 Sembalun, Sadikin Ali, untuk meminta klarifikasi terkait tidak lulusnya seorang siswa SMAN 1 Simbalun, Aldi Irpan.

Dalam pertemuan itu, Ombudsman meminta Sadikin untuk membatalkan keputusannya dan meluluskan Aldi.

Aldi sebelumnya diduga tidak diluluskan karena bersikap kritis terhadap sekolahnya.

"Kami sudah panggil Kepseknya, guru gurunya, dan alhamdullilah semua jadi terbuka.  Secepatnya kepsek akan melaksanakan rapat Dewan Guru, membatalkan keputusannya. Kita tunggu saja Sabtu ini ya," kata Komisioner Ombudsman RI Perwakilan NTB Sahabuddin, Kamis (23/5/2019).


Baca juga: Kasus Siswa Tak Diluluskan Akibat Protes di Facebook, Dikbud NTB Mengaku Hormati Keputusan Kepsek

Sahabuddin mengatakan, langkah itu diambil Ombudsman setelah Aldi Irpan, keluarga, beserta sejumlah lembaga yang mendampinginya, mengadu ke Ombudsman.

Aldi dan tim pendamping serta keluarga ketika itu berharap Ombudsman bisa memberikan solusi dan mediskresi atau membatalkan keputusan sepihak kepala sekolah SMAN 1 Sembalun, yang tidak meluluskan Aldi.

Aldi yang didampingi Biro Konsultsi dan Bantuan Hukum Universitas Mataram (BKBH Unram), Aliansi Gerkan Reforma Agraria (AGRA) dan Serikat Perempuan Indonesia (Seruni), menyerahkan sejumlah data dan dokumen yang diharapkannya bisa meringkan sanksi berat terhadap Aldi.

Dokumen yang diserahkan seperti dokumen raport selama tiga tahun bersekolah di SMAN 1 Sembalun. Dalam dokumen itu Aldi tercatat selama tiga tahun belajar, Aldi selalu masuk 10 besar atau dengan nilai yang baik, termasuk penilaian sikap terhadap dirinya dari wali kelas X hingga XII adalah baik bahkan sangat baik.

"Kami menerima laporan dari Aldi dan keluarganya dan akan segera menindaklanjuti seluruh laporan dengan melakukan investigasi ke sekolah Aldi di SMAN 1 Sembalun, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, serta meminta keterangan lengkap dari Aldi Irpan sendiri secara detail, guru gurunya serta siswa SMAN 1 Sembalun lainnya yang mengetahui kasus dan apa saja yang dialami aldi selama 3 tahun bersekolah," kata Sahabuddin.

Yan Mangandar dari Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH Unram) mengatakan, pihaknya  bersama lembaga lainnya yang mendampingi Aldi  akan berupaya agar keputusan kepala sekolah bisa dibatalkan.

Yan juga kecewa dengan lambatnya upaya penyelamatan yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Pemukulan Motivator Bertambah Jadi 10 Siswa, Alami Lebam hingga Luka di Bibir

Korban Pemukulan Motivator Bertambah Jadi 10 Siswa, Alami Lebam hingga Luka di Bibir

Regional
Garuda dan Air Asia Mulai Penerbangan Internasional di YIA pada April 2020

Garuda dan Air Asia Mulai Penerbangan Internasional di YIA pada April 2020

Regional
Fakta Jelang Pelantikan Presiden, Keamanan Rumah Jokowi Berlapis hingga Patroli di Sekolah

Fakta Jelang Pelantikan Presiden, Keamanan Rumah Jokowi Berlapis hingga Patroli di Sekolah

Regional
Jaring Investor, Pemdaprov Jabar Dahulukan Kerja Sama dengan BUMD

Jaring Investor, Pemdaprov Jabar Dahulukan Kerja Sama dengan BUMD

Regional
PKB Minta Jokowi-Ma'ruf Amin Tak Terburu-buru Tentukan Menteri

PKB Minta Jokowi-Ma'ruf Amin Tak Terburu-buru Tentukan Menteri

Regional
Aktivitas Reklamasi Semakin 'Menggila', Ketua DPRD Batam Berang

Aktivitas Reklamasi Semakin "Menggila", Ketua DPRD Batam Berang

Regional
Duduk Perkara Pemukulan 8 Siswa oleh Motivator karena Tertawa

Duduk Perkara Pemukulan 8 Siswa oleh Motivator karena Tertawa

Regional
Sunan Kuning Tutup, Pekerja di Lokalisasi Depresi, Masuk RSJ

Sunan Kuning Tutup, Pekerja di Lokalisasi Depresi, Masuk RSJ

Regional
Hasto Sebut Menteri dari PDI-P Paling Banyak di Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin

Hasto Sebut Menteri dari PDI-P Paling Banyak di Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin

Regional
Mengaku Pernah Kerja di RSCM, Dokter Gadungan Ditangkap Polisi

Mengaku Pernah Kerja di RSCM, Dokter Gadungan Ditangkap Polisi

Regional
Kronologi Motivator Tampar 8 Siswa Saat Seminar

Kronologi Motivator Tampar 8 Siswa Saat Seminar

Regional
Wali Kota Malang Menangis Saat Temui Siswa Korban Pemukulan Motivator

Wali Kota Malang Menangis Saat Temui Siswa Korban Pemukulan Motivator

Regional
Termakan Hoaks Gempa Besar dan Tsunami, Banyak Warga Tinggalkan Ambon

Termakan Hoaks Gempa Besar dan Tsunami, Banyak Warga Tinggalkan Ambon

Regional
Sekjen PDI-P: Bu Mega dan Bu Risma Sudah Bahas Calon Wali Kota Surabaya

Sekjen PDI-P: Bu Mega dan Bu Risma Sudah Bahas Calon Wali Kota Surabaya

Regional
Kantor Wali Kota Medan Digeledah, Ajudan yang Hampir Tabrak KPK Muncul

Kantor Wali Kota Medan Digeledah, Ajudan yang Hampir Tabrak KPK Muncul

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X