3 Alasan Aldi Irpan Tak Diluluskan oleh SMAN 1 Sembalun Lombok

Kompas.com - 16/05/2019, 23:11 WIB
Pertemuan warga dengan guru di SMAN1 Sembalun, Jumat (16/5/2019). Dok AgraPertemuan warga dengan guru di SMAN1 Sembalun, Jumat (16/5/2019).

MATARAM, KOMPAS.com - Buntut tak meluluskan siswanya, Kepala SMAN 1 Sembalun, Sadikin Ali akan dipanggil Dinas Pendidikan Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (17/5/2019). Hal itu disampikan Kepala Dinas Pendidikan NTB H Rusman, Kamis malam (16/5/2019).

Rusman mengatakan, pihaknya sudah melakukan klarifikasi melalui sambungan telepon kepada kepala SMAN 1 Sembalun, Ali Sadikin terkait kasus tidak diluluskannya Aldi Irpan, siswa kelas XII IPS.

Disebutkan, ada tiga alasan Aldi tidak diluluskan. Pertama, keputusan tersebut berdasarkan musyawarah bersama guru, bukan keputusan sendiri kepala sekolah.

"Terkait hal itu kepala sekolah juga mengaku sudah dipanggil oleh kepala UPT Dikmen Lombok Timur untuk dimintai klarifikasi atas hal tersebut," jelas Rusman.

Baca juga: Protes Kebijakan Kepala Sekolah, Siswa SMAN 1 Sembalun Lombok Tidak Diluluskan

Alasan kedua adalah Aldi dinilai tidak memenuhi persyaratan atau tidak memenuhi kewajibannya selama bersekolah.

Selain itu, alasan ketiga ialah Aldi seringkali dibina karena perilakuknya, dan ia menyatakan tidak mengulangi perbuatannya. Namun janji itu dilanggar.

Kendati demikian, Rusman mengatakan akan memastikan kebenaran terkait tiga alasan yang disampaikan Ali Sadikin tadi.

"Kami akan bertemu dengan kepala SMAN 1 Sembalun beserta timnya besok pagi, Jumat, 17 Mei 2019 di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB. Kami berharap persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik dan dapat diterima oleh semua pihak," harap Rusman.

Dia juga berharap pertemuan itu akan menghasilkan informasi yang utuh dan ada data pendukung.

Baca juga: Ini Daftar 10 Siswa SMA/SMK/MA Peraih Hasil UN Tertinggi di Jawa Timur

Informasi terakhir dari Sembalun, warga mendukung Aldi masuk organisasi Aliansi Gerakan Reform Agraria (Agra) karena kedua orangtuanya adalah petani di Sembalun. Organisasi Agra pun siap bantu mendampingi Aldi menghadapi masalah ketidaklulusannya.

Herman, anggota Agra mengatakan, pihak sekokah akan kembali mengadakan Rapat Dewan Guru untuk membicarakan kembali perihal kelulusan Aldi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X