[POPULER NUSANTARA] Ikut Aksi 22 Mei, ASN Terancam Dipecat | Massa Bakar Pos Polisi

Kompas.com - 23/05/2019, 07:38 WIB
Video viral suku Baduy turun gunung kepung Jakarta yang beredar di media sosial dan Youtube mulai 20 Maret 2019. Dok. YoutubeVideo viral suku Baduy turun gunung kepung Jakarta yang beredar di media sosial dan Youtube mulai 20 Maret 2019.

Dia mengatakan, pemecatan tersebut merupakan sanksi berat yang bisa diberikan kepada ASN karena dalam pelaksanaan Pemilu 2019, ASN harus netral.

Baca berita selengkapnya: Siap-siap Dipecat, PNS yang Ikut Aksi 22 Mei di Jakarta

4. Video ribuan suku Baduy kepung Jakarta

Polres Lebak mengklarifikasi beredarnya video yang menyebut ribuan warga suku Baduy turun gunung menuju ke Jakarta untuk mengepung Jakarta dalam aksi 22 Mei 2019.

"Itu berita hoaks, tidak benar ada warga Baduy berangkat ke Jakarta," kata Kabag Ops Polres Lebak, Kompol Adrian Tuuk, kepada Kompas.com, di Stasiun Rangkasbitung, Rabu (22/5/2019

Video tersebut viral di media sosial dan juga di kanal YouTube, yakni di channel Sumatra News.

Saat berita ini diturunkan, video tersebut sudah ditonton sebanyak 531.618 kali.

Dalam narasi video disebut jika warga Baduy yang merupakan suku pedalaman di Kabupaten Lebak, Banten, turun gunung ke Jakarta untuk mengikuti aksi demo 22 Mei.

Baca berita selengkapnya: Viral Video Ribuan Suku Baduy Turun Gunung Kepung Jakarta, Ini Klarifikasi Polisi dan Kades

5. Gunakan Google Translate, pria hilang selama 20 tahun berhasil ditemukan

Agus Bustanul Arifin (45) (tengah), warga Garut, Jawa Barat yang ditemukan di Kota Madiun setelah hilang 20 tahun dari kampung halamannya dipulangkan melalui Stasiun Madiun.Dok.Bima Primaga Agus Bustanul Arifin (45) (tengah), warga Garut, Jawa Barat yang ditemukan di Kota Madiun setelah hilang 20 tahun dari kampung halamannya dipulangkan melalui Stasiun Madiun.

Sosok Agus Bustanul Arifin (45), warga Desa Sindang Suka, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, itu dinyatakan hilang oleh keluarganya selama 20 tahun.

Agus hilang saat hendak dipulangkan dari sebuah pondok rehabilitasi orang gangguan jiwa di Yogyakarta. Keluarga Agus sempat mencari pria itu hingga lima tahun ke berbagai tempat.

Akhirnya, Agus teridentifikasi keberadaanya setelah diamankan petugas Satpol PP di sebuah area parkir. Saat ditemukan, Agus nampak gelisah.

“Kemarin pada tanggal 13 Mei kami mendapatan kiriman dari Satpol PP Kota Madiun seorang pria yang mengalami gangguan jiwa dalam kondisi gelisah. Pria bernama Agus Bustanul dengan kondisi gangguan jiwa itu ditemukan di area parkir. Setelah dibawa ke dinas sosial, didata, dan dilakukan pengobatan akhirnya pasien yang gelisah lebih tenang,” ujar Bima, Ketua Yayasan Citra Paramatika Zwastika, kepada Kompas.com, Selasa (21/5/2019).

Bima mengaku mengungkap identitas Agus, yang hanya bisa berbahasa Sunda, dengan aplikasi Google Translate.

Baca berita selengkapnya: Hilang Selama 20 Tahun, Pria Asal Garut Ditemukan Berkat Bantuan Google Translate

Sumber: KOMPAS.com (Muhlis Al Alawi, Acep Nazmudin, Caroline Damanik, Hendra Cipta, Taufiqurrahman)

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelajar Bunuh Begal Divonis Pembinaan Setahun, Ayah: Saya Terima dengan Lapang Dada..

Pelajar Bunuh Begal Divonis Pembinaan Setahun, Ayah: Saya Terima dengan Lapang Dada..

Regional
Usai Surati Australia dan Jerman soal Sampah, Siswi SMP Ini juga Akan Surati Inggris dan Kanada

Usai Surati Australia dan Jerman soal Sampah, Siswi SMP Ini juga Akan Surati Inggris dan Kanada

Regional
Detik-detik Pembunuhan Pelajar SMA yang Ditemukan Jadi Tengkorak, Berawal dari Titipan Kado

Detik-detik Pembunuhan Pelajar SMA yang Ditemukan Jadi Tengkorak, Berawal dari Titipan Kado

Regional
3 Turis Diduga Terjangkit Virus Corona, Dinkes Bali Minta Warga Tak Panik

3 Turis Diduga Terjangkit Virus Corona, Dinkes Bali Minta Warga Tak Panik

Regional
Cerita Putra Penderita ODGJ: Kami Selalu Berdoa Ayah Lepas dari Pasungan...

Cerita Putra Penderita ODGJ: Kami Selalu Berdoa Ayah Lepas dari Pasungan...

Regional
Kerajaan Kandang Wesi di Garut, Padepokan Silat dan Tempat Pembuatan Senjata di Masa Padjadjaran

Kerajaan Kandang Wesi di Garut, Padepokan Silat dan Tempat Pembuatan Senjata di Masa Padjadjaran

Regional
Empat Pelajar SMP yang Jatuh ke Jurang di Cianjur Diduga Hendak Tawuran

Empat Pelajar SMP yang Jatuh ke Jurang di Cianjur Diduga Hendak Tawuran

Regional
Ricuh Warga di Perumnas Mandala, Massa Saling Lempar Batu hingga Polisi Letuskan Tembakan

Ricuh Warga di Perumnas Mandala, Massa Saling Lempar Batu hingga Polisi Letuskan Tembakan

Regional
Keluarga Tak Yakin Tengkorak yang Ditemukan Milik Astrid, Pelajar SMA yang Hilang 2 Bulan

Keluarga Tak Yakin Tengkorak yang Ditemukan Milik Astrid, Pelajar SMA yang Hilang 2 Bulan

Regional
Jadi Venue Piala Dunia U-20, Pemkot Surakarta Butuh Rp 80 Miliar

Jadi Venue Piala Dunia U-20, Pemkot Surakarta Butuh Rp 80 Miliar

Regional
8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Anak: Kami Ingin Ibu Peluk dan Kasih Sayangnya

8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Anak: Kami Ingin Ibu Peluk dan Kasih Sayangnya

Regional
Enam dari 11 Kabupaten Penyelenggara Pilkada 2020 di Papua, Ada Riwayat Konflik

Enam dari 11 Kabupaten Penyelenggara Pilkada 2020 di Papua, Ada Riwayat Konflik

Regional
Berkat Pembaca Kompas.com, Kini Nining Tak Lagi Tinggal di WC Sekolah dan Buka Usaha

Berkat Pembaca Kompas.com, Kini Nining Tak Lagi Tinggal di WC Sekolah dan Buka Usaha

Regional
Pembebasan Lahan Bandara Kediri, Pemerintah Akan Gunakan Skema Konsinyasi

Pembebasan Lahan Bandara Kediri, Pemerintah Akan Gunakan Skema Konsinyasi

Regional
Pasangan Suami Istri Nekat Konsumsi Sabu di Kamar Rumah, Begini Akhir Nasibnya

Pasangan Suami Istri Nekat Konsumsi Sabu di Kamar Rumah, Begini Akhir Nasibnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X