Kecelakaan Kereta Api di Solo, Polisi Periksa Penjaga Pintu Pelintasan

Kompas.com - 21/05/2019, 10:38 WIB
Petugas kepolisian dibantu warga mencoba mengevakuasi mobil Toyota Yaris yang tertabrak kereta api di perlintasan kereta api Purwosari, Solo, Jawa Tengah, Senin (20/5/2019) malam.KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Petugas kepolisian dibantu warga mencoba mengevakuasi mobil Toyota Yaris yang tertabrak kereta api di perlintasan kereta api Purwosari, Solo, Jawa Tengah, Senin (20/5/2019) malam.

SOLO, KOMPAS.com — Satlantas Polresta Surakarta masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab terjadinya kecelakaan di palang pintu pelintasan kereta api Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Senin (20/5/2019) malam.

Rencananya, hari ini polisi akan meminta keterangan petugas jaga palang pintu pelintasan dan beberapa saksi dari pengendara.

Baca juga: Satu Mobil dan 4 Motor Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Purwosari Solo

Kecelakaan yang melibatkan satu mobil dan empat sepeda motor dengan kereta api tersebut mengakibatkan enam korban terluka, dua dari penumpang mobil dan empat dari pengendara sepeda motor.


"Hari ini baru kami mintai keterangan dari beberapa pengendaraan dan petugas jaga palang pintu pelintasan. Rencananya penjaga palang pintu hari ini mau ke kantor," kata Kanit Laka Lantas Satlantas Polresta Surakarta Iptu Bambang Subekti, Selasa (21/5/2019).

Dia mengatakan, dari enam korban luka yang dilarikan ke rumah sakit, dua di antaranya masih dirawat intensif. Adapun empat korban lain sudah diperbolehkan pulang atau rawat jalan.

Dari hasil observasi dokter, kedua korban sementara harus menjalani perawatan terlebih dahulu di rumah sakit. Mereka dirawat di RS Panti Waluyo dan RS Kasih Ibu.

"Disuruh istirahat dulu sama dokter sambil menunggu perkembangan satu sampai dua hari," kata dia.

Baca juga: Arus Mudik, Tiket Kereta Api Menuju Cirebon Terjual 67,4 Persen

Sementara itu, salah seorang korban pengendara sepeda motor, Mareta Intan (20), mengatakan, kecelakaan terjadi karena palang pintu pelintasan dalam kondisi terbuka.

Menurut Mareta, dirinya dan temannya, Veronika Beta (20), mengendarai sepeda motor dari arah Purwosari hendak menuju Solo Square.

Saat itu ada kereta dari arah selatan ke utara. Otomatis palang pintu pelintasan tertutup. Setelah melintas, palang pintu pelintasan dibuka. Pada saat palang pintu terbuka, dari arah utara ke selatan kembali melintas kereta.

"Saya dari arah Purwosari menuju Solo Square. Saat itu palang pintu tertutup karena ada loko (kereta) dari arah selatan ke utara. Setelah palang pintu terbuka depan saya maju dan saya ikut maju. Ternyata dari arah utara ke selatan ada kereta," katanya.

Beruntung dirinya tidak mengalami luka, hanya merasakan sakit di bagian badan sisi kanan, sedangkan temannya mengalami luka di bagian bibir dan kaki.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X