Pelaku UMKM Kendal Keluhkan Harga Sewa Rest Area Tol Semarang-Batang

Kompas.com - 20/05/2019, 14:22 WIB
Ruas tol Batang-Semarang di wilayah desa Wungurejo Kendal. KOMPAS.com/SLAMET PRIYATIN Ruas tol Batang-Semarang di wilayah desa Wungurejo Kendal.

KENDAL, KOMPAS.com - Harga sewa kios di rest area 389 B ruas tol Semarang-Batang Jawa Tengah, dinilai masih terlalu tinggi. Akibat dari tingginya harga sewa itu, beberapa pelaku UMKM asal Kendal, batal menyewa kios di rest area tersebut.

Seperti yang dilakukan oleh Ida Mufida. Menurut pengakuannya, sebenarnya dia sudah memesan satu kios yang ada di rest area 389 B jalan tol Semarang-Batang yang ada di desa Wungurejo Weleri Kendal.

Lalu ia membatalkan pemesanannya, karena harga sewanya terlalu tinggi. “Harga sewanya sekitar Rp 43 juta per tahun,” kata Ida, Senin (20/05/2019).

Ketua manajemen paguyuban pebisnis online Kendal itu menambahkan dirinya berencana menjual makanan khas Kendal, diantaranya ikan Mayong dan ikan pepes.


Baca juga: Pengunjung Diprediksi Naik 600 Persen, Rest Area Palikanci Lipat Ganda Petugas

 

Dirinya takut hasil penjualannya tidak bisa menutup uang yang digunakan untuk membayar sewa kios. Sebab berjualan makanan, keuntungannya tidak begitu tinggi.

“Untuk uang sewa kita memang mendapat bantuan dari bank Jateng. Jadi kita tinggal mengangsur per bulannya,” ujarnya.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Kendal, Kuncahyadi mengatakan dia sering mendapat keluhan dari pelaku UMKM yang batal menyewa kios di rest area jalan tol Semarang-Batang, karena harganya tinggi.

Beberapa dari mereka akhirnya mengundurkan diri dan membatalkan rencana sewanya. Menurut para pelaku UMKM, pendapatan mereka tidak bisa menutup harga sewa.

Baca juga: Tol Semarang-Batang Bisa Kurangi Kepadatan Jalan Pantura 30-40 Persen

“Harga sewa kios yang luasnya 3x3 sekitar Rp 41 juta hingga Rp 43 juta per tahun. Para pelaku UMKM takut tidak bisa mengangsur uang sewa,” jelasnya.

Untuk itu, tambah Kuncahyadi, pihaknya akan mencoba berkomunikasi dengan pihak PT Jasa Marga Properti yang mengelola rest area jalan tol Semarang-Batang tersebut.

Bantah harga sewa tinggi

Sementara itu, Manager Area Jawa Tengah Jasa Marga Properti Dody Dwi Susanto mengaku belum menerima laporan adanya keluhan dari pelaku UMKM Kendal, terkait dengan harga sewa kios di rest area 389 B.

Menurutnya, harga sewa kios tersebut tidaklah tinggi. Terbukti sudah ada delapan pelaku UMKM yang sudah membayar sewa kios dengan uang tunai.

Baca juga: Tuntut Kompensasi, Petani Blokade Akses Jalan ke Lokasi Proyek Tol Semarang-Batang

“Kalau dinilai tinggi, kok sudah banyak yang bayar sewa dengan uang cash, ya,” ujarnya.

Dody, menegaskan ada 22 kios di rest area 389 B, yang ada di jalan tol Semarang-Batang tersebut. Semuanya bangunannya sudah jadi. Rencananya, rest area yang dilengkapi SPBU itu, akan mulai beroperasi tanggal 26 Mei 2019. 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X