Pembangunan Jalan MERR II C Segera Rampung, Kemacetan di Surabaya Diprediksi Berkurang

Kompas.com - 07/05/2019, 16:20 WIB
Kepala Dinas Perhubungan Surabaya Irvan Wahyudrajat KOMPAS.com/GHINAN SALMANKepala Dinas Perhubungan Surabaya Irvan Wahyudrajat

SURABAYA, KOMPAS.com - Pembangunan jalan middle east ring road (MERR) II C yang menghubungkan kawasan Kenjeran hingga Gunung Anyar, Surabaya, direncanakan selesai tahun ini.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Surabaya Irvan Wahyudrajat mengatakan, MERR II C merupakan proyek strategis Pemkot Surabaya yang terus dikebut untuk mengurai kemacetan di kawasan timur Surabaya.

"MERR dan jalan penghubung luar itu difungsikan untuk pelayanan dan transportasi barang. Jadi harus bisa selesai cepat, biar truk-truk besar enggak masuk ke jalan dalam kota," kata Irvan saat ditemui Kompas.com di Kantor DPRD Surabaya, Selasa (7/5/2019).

Baca juga: Risma dan KPK Tinjau Proyek Jalan MERR, Pastikan Pengerjaan Selesai Tahun Ini

Menurut Irvan, realisasi pengerjaan jalan MERR sudah 90 persen. Artinya, sebelum akhir tahun nanti, pengerjaan jalan MERR tersebut dipastikan sudah rampung. Dengan dibukanya jalan MERR tersebut, ia yakin kemacetan di kawasan perkotaan akan berkurang.

"Sebenarnya kalau mau dibuka untuk uji coba bisa saja, karena sudah siap. Tapi lajur yang digunakan untuk uji coba belum full," ucapnya.

Baca juga: Ini Titik Penjualan dan Top-Up Kartu Tol Elektronik di Tol Surabaya-Gempol

Sementara itu, pengerjaan jalan luar lingkar timur (JLLT) dan jalan lingkar luar barat (JLLB) tidak bisa selesai tahun ini. Menurut Irvan, yang menjadi kendala adalah pembebasan lahan.

"Progres pembangunan (JLLT dan JLLB) masih jalan sampai hari ini. Tapi kalau tahun ini (selesai) sudah tidak mungkin," jelasnya.

Jalur bawah tanah

Irvan mengatakan, proyek strategis Pemkot Surabaya yang juga bakal selesai tahun ini, tepatnya akhir Mei nanti, yakni pembangunan underpass di Jalan Mayjend Sungkono, Surabaya.

Menurut Irvan, paling lama pengerjaan underpass bernilai Rp 78 miliar itu bisa difungsikan setelah Lebaran.

"Sudah 98 persen ya tinggal finishing saja. Kalau tak ada halangan, akhir Mei sudah bisa selesai dan dioperasikan, ya paling molor Lebaran," ujar Irvan.

Irvan menilai, proyek jalur bawah tanah itu akan memberi manfaat kepada masyarakat, terutama untuk mengurai kemacetan di wilayah Surabaya barat.

"Jadi ini kalau sudah digunakan kan bikin lancar. Masyarakat tahu ini dikerjakan di zaman siapa. Akan jadi kado dari Bu Risma buat warga Kota Surabaya sebelum nanti lengser," ujar Irvan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Regional
Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Regional
Ramadhan dan Lebaran Usai, Wagub Uu Ajak ASN Semangat Laksanakan Tugas

Ramadhan dan Lebaran Usai, Wagub Uu Ajak ASN Semangat Laksanakan Tugas

Regional
Jadwal Masuk Sekolah Ditunda, Ridwan Kamil: Kami Apresiasi, asal Tidak Mengganggu KBM

Jadwal Masuk Sekolah Ditunda, Ridwan Kamil: Kami Apresiasi, asal Tidak Mengganggu KBM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.