Kompas.com - 04/05/2019, 14:18 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla saat akan menandatangani prasasti gedung baru Pascasarjana UNY KOMPAS.com / WIJAYA KUSUMAWakil Presiden Jusuf Kalla saat akan menandatangani prasasti gedung baru Pascasarjana UNY

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengatakan, pendidikan harus bersifat visioner. Jika pendidikan tidak berbasis pada masa depan, maka hanya akan menjadi museum.

Hal itu disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menjadi keynote speaker dalam Seminar nasional dengan tema "Format Pendidikan untuk Meningkatkan Daya Saing Bangsa" di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sabtu (4/5/2019). Acara ini digelar oleh Ikatan Alumni (IKA) UNY dalam rangka Dies Natalis ke-55 UNY Tahun 2019.

Dalam pidatonya, Jusuf Kalla mengatakan bahwa semua negara, termasuk Indonesia, mempunyai tujuan yang sama, yakni kemajuan dan kemakmuran.

"Kemajuan dan kemakmuran hanya dapat dicapai apabila suatu bangsa dapat selalu meningkatkan nilai tambah, apakah nilai tambah di bidang industri, bidang pertanian, bidang jasa dan lainnya," kata Jusuf Kalla, Sabtu.

Baca juga: Wapres JK Puji Landasan Pacu YIA yang Bikin Pesawat Mendarat Mulus

Menurutnya, nilai tambah itu hanya bisa tercapai jika suatu bangsa menguasai teknologi. Selain menguasai, suatu bangsa juga harus menggunakan teknologi.

Sebab tanpa teknologi, suatu bangsa tidak mungkin mempunyai nilai tambah yang baik. Teknologi di negara mana pun dasarnya adalah pendidikan. Karenanya pendidikan selalu berbasis pada masa depan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Apabila perguruan tinggi atau pendidikan tidak melihat ke depan, maka akan menjadi museum. Tentu kita tidak ingin menjadi musem," tegasnya.

Di hadapan peserta seminar, Jusuf Kalla menjelaskan perbedaan antara pendidikan dan museum. Menurut Kalla, perbedaannya adalah bahwa Pendidikan melihat ke depan, sedangkan museum melihat ke belakang.

"Museum penting untuk menjadi pembelajaran, tetapi yang kita hadapi bukan masa lalu, tetapi masa depan. Masa depan itu hanya bisa kita capai dengan pendidikan yang baik," ucapnya.

Baca juga: Pemprov Jawa Tengah Terbitkan Pergub Pendidikan Antikorupsi di Sekolah

Usai menjadi keynote speaker dalam Seminar Nasional, Wakil Presiden Jusuf Kalla juga berkesempatan meresmikan gedung pascasarjana baru Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.