Kompas.com - 04/05/2019, 06:08 WIB
Universitas Airlangga Dok. UnairUniversitas Airlangga

SURABAYA, KOMPAS.com - Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang digelar serentak pada 17 April 2019 lalu sudah usai.

Saat ini, sebanyak 270 penduduk Indonesia sedang menanti pemimpin negara terpilih untuk mengabdikan dirinya kepada rakyat dan bangsa selama lima tahun ke depan.

Siapa pun nanti yang bakal terpilih, baik Jokowi-Ma'ruf Amin atau Prabowo-Sandiaga, semua pihak tentu menginginkan Indonesia menjadi negara mandiri, maju, berkeadilan, dan mampu memberikan kesejahteraan kepada seluruh rakyat di Tanah Air.

Baca juga: Kata Mahasiswa ITB soal Polemik Quick Count Vs Real Count

Kompas.com mewawancarai sejumlah mahasiswa Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Jawa Timur, Kamis (2/5/2019), untuk mengetahui pendapat mereka mengenai presiden yang ideal dan bisa menjawab kondisi dan persoalan di Indonesia.

Satrio Adi, mahasiswa semester 6, jurusan Manajemen, Fakuktas Ekonomi dan Bisnis, Unair, mengatakan, sosok presiden yang diinginkannya adalah pemimpin yang bisa merangkul semua golongan.

"Jangan cuma yang jadi (presiden) orang Jawa lagi, berarti yang diutamakan jawa centris, jangan seperti itu. Tapi harus (mengakomodir kepentingan) seluruh rakyat Indonesia," tutur Satrio.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, presiden harus mengerti keadaan dan kondisi masyarakat Indonesia, dengan jumlah populasi penduduk kurang lebih sebanyak 250 juta jiwa.

Menurut Satrio, dengan jumlah penduduk yang tinggi, presiden harus berpikir bagaimana menjalankan roda pemerintahan yang bisa mengakomodir kepentingan seluruh rakyat, mulai dari kepentingan ketenagakerjaan, penegakan HAM, ekonomi, sosial budaya, dan sebagainya.

"Itu semua penting," katanya.

Irma Ayu Sofiyani, mahasiswi semester 8 jurusan Sosiologi Unair mengaku membutuhkan sosok pemimpin yang tidak membawa identitas mayoritas sebagai strategi politiknya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.