Jokowi-Ma'ruf Unggul dari Prabowo-Sandiaga di Kecamatan Kampung Bintang Berdasarkan Rekapitulasi

Kompas.com - 02/05/2019, 18:57 WIB
Rapat pleno KPU Pangkal Pinang, Kamis (2/5/2019).KOMPAS.com/HERU DAHNUR Rapat pleno KPU Pangkal Pinang, Kamis (2/5/2019).

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul dalam perolehan suara di Kecamatan Kampung Bintang, Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Pangkal Pinang.

Jokowi-Ma'ruf di kecamatan tersebut meraih 12.648 suara. 

Perolehan suara tersebut jauh di atas pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang meraup 7.244 suara.


Baca juga: Rekapitulasi Sempat Mundur, Jokowi-Maruf Unggul di Gunungkidul

"Kami berharap siapa pun bisa menerima hasil rekapitulasi ini. Ada waktu selama dua hari bagi kami untuk merampungkan seluruh kecamatan," kata Ketua KPU Pangkal Pinang, Penti, saat memulai rapat pleno, Kamis (2/5/2019).

Perolehan suara dari Kecamatan Kampung Bintang mengawali rekapitulasi rapat pleno yang digelar KPU Pangkal Pinang. Total sebanyak tujuh kecamatan akan direkapitulasi hingga Jumat besok.

Baca juga: KPU Kota Makassar Baru Terima Rekapitulasi Surat Suara dari 6 Kecamatan

Proses rekapitulasi yang digelar KPU dihadiri pengurus partai politik serta saksi dari pasangan capres-cawapres maupun saksi dari calon anggota legislatif.

Petugas keamanan gabungan TNI/Polri telah membuka posko siaga di halaman hotel yang menjadi lokasi rapat pleno terbuka tingkat Kota Pangkal Pinang.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X