Kisah Bella Jadi Pelopor Batik Khas Belitong dengan Omzet Rp 300 Juta Per Bulan

Kompas.com - 26/04/2019, 10:41 WIB
Bella Kartika Aprilia, memulai usaha dengan modal Rp 10 juta saat menjadi mahasiswi jurusan farmasi di UAD Yogyakarta pada 2010. Kini dia dikenal sebagai pionir batik khas Belitong, dengan galeri bernama Sepiak Belitong.  Pada 2018, Bella jadi Pemenang I Wirausaha Muda Mandiri 2018 Bidang Usaha Kreatif Kategori Non-Mahasiswa. Dok Pribadi/KONTANBella Kartika Aprilia, memulai usaha dengan modal Rp 10 juta saat menjadi mahasiswi jurusan farmasi di UAD Yogyakarta pada 2010. Kini dia dikenal sebagai pionir batik khas Belitong, dengan galeri bernama Sepiak Belitong. Pada 2018, Bella jadi Pemenang I Wirausaha Muda Mandiri 2018 Bidang Usaha Kreatif Kategori Non-Mahasiswa.

Baca juga: Kisah Penyintas Bunuh Diri yang Berhasil Bangkit dan Memulai Usaha

“Dari situ, semakin banyak orang yang kenal sama batik Belitung saya. Jadi, secara tidak langsung saya sudah mem-branding bahwa batik Belitung ini dari saya,” imbuhnya.

Kini saban bulan, dia bisa mengantongi omzet Rp 300 jutaan dari bisnis yang bergulir sejak 2010 itu. Motif-motif batiknya bisa dilihat di Facebook dan Instagram Sepiak Belitong

Dengan usaha yang sudah menyandang predikat comanditaire venootschap (CV), jumlah pegawainya kini ada sekitar 20-an orang termasuk yang bekerja di bagian produksi.

“Untuk produksi, kami juga kerja sama dengan kelompok perajin batik,” ungkap Bella.

Seiring perkembangan pariwisata Belitung yang sangat pesat, Bella pun mengubah konsep usahanya menjadi pusat oleh-oleh. Kebetulan sebelum menikah pada 2013, sang suami punya usaha kaus. Jadi, ia menggabungkannya menjadi galeri batik dan kaus Belitung.

Baca juga: Nenek Ini Dapat Omzet Rp 50 Juta Per Bulan dari Limbah Daun Kupu-kupu

Lantaran konsepnya pusat oleh-oleh, Bella menambah produk dengan membuat syal, pouch, tote bag, tas, dompet, kalung, magnet kulkas. Tak ketinggalan, dia menjajakan kuliner khas Belitung.

“Kami kerja sama dengan UKM di Belitung yang memproduksi makanan oleh-oleh,” ucapnya.

Untuk mempermudah orang mendapatkan produknya, Bella membuka toko di tengah Kota Pangkalpinang serta gerai di empat hotel di Belitung dan di Bandara Depati Amir. Selain itu, ia punya gerai di Gedung SMESCO UKM, Jakarta.

Hak eksklusif dan kreasi motif batik Belitong baru

Setelah jadi pionir batik khas Belitong bermotif daun simpor, Bella mulai menciptakan motif-motif baru dengan mengangkat budaya Belitung.

Ia pun mengajukan hak eksklusif untuk motif-motif batik ciptaannya biar tidak diklaim orang lain. “Yang mendorong suami saya,” ucap Bella.

Mulanya, Bella ingin mematenkan dengan merek dagang Rumah Batik. Tapi ternyata, yang menggunakan nama itu sangat banyak. Akhirnya, dia memakai nama Sepiak Belitong. Sepiak berarti sebagian.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X