Saat Pemilu 2019, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup

Kompas.com - 15/04/2019, 11:05 WIB
Pemandangan Gunung Gede Pangrango dari wilayah Selabintana, Desa Sudajayagirang, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (1/6/2018). KOMPAS.com/BUDIYANTO Pemandangan Gunung Gede Pangrango dari wilayah Selabintana, Desa Sudajayagirang, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (1/6/2018).

CIANJUR, KOMPAS.com – Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) akan menutup segala aktivitas pendakian di Taman Nasional Gunung Gede dan Pangrango terhitung tanggal 16 hingga 17 April 2019.

Langkah tersebut diambil sebagai bentuk dukungan terhadap agenda pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang akan dilaksanakan secara serentak, Rabu (17/04/2019).

"Dalam rangka turut menyukseskan Pemilu 2019, maka kegiatan pendakian ke Gunung Gede maupun ke Pangrango ditutup selama dua hari untuk umum," kata Humas Balai Besar TNGGP, Ade Bagja Hidayat kepada Kompas.com saat dihubungi Minggu (14/04/2019).

Baca juga: Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Larang Pengunjung Sulut Kembang Api dan Petasan

Pihaknya sendiri mengaku telah menginformasikan hal tersebut jauh-jauh hari, termasuk mengumumkannya lewat akun resmi balai.

“Surat edaran soal penutupan ini juga kita sebar (tag) ke akun-akun medsos pecinta alam dan komunitas-komunitas pendaki, termasuk juga ke masyarakat umum,” katanya.

Terkait hal ini, pihaknya memberikan opsi kepada pendaki yang sudah terlanjur memesan jadwal pendakian atau mengantongi simaksi (surat izin masuk kawasan konservasi) di dua hari tersebut.

“Kita tawarkan pergantian jadwal pendakian.Kita sangat berharap masyarakat untuk tidak memaksakan diri muncak apalagi menerobos jalur illegal,” ujarnya.

Dengan demikian, Ade mengharapkan kerjasama semua pihak untuk bisa meneruskan informasi ini dan tentunya dapat menaatinya tanpa terkecuali.

“Petugas kami sangat terbatas jumlahnya untuk menjaga kawasan sebesar itu. Karena itu, dukungan dan peran serta masyarakat terutama kelompok-kelompok pendaki sangat berarti agar kebijakan ini bisa ditaati,” imbuhnya.

Baca juga: Proyek Taman Nasional Gunung Gede Pangrango di Sukabumi Belum Mengurus Dokumen Amdal

Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango selama ini menjadi salah satu destinasi favorit para pendaki. Dengan ketinggian 2.958 dan 3.019 mdpl, Gede-Pangrango menjadi trek pendakian ideal terutama bagi pendaki pemula.

Namun pihak pengelola hanya menerbitkan ijin untuk 600 orang untuk setiap dua hari satu malam. Pertimbangannya, agar ekosistem di kawasan Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango tetap terjaga dan lestari.

Untuk menuju jalur pendakian gunung yang menjulang di antara tiga wilayah, yakni Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bogor itu, pengelola menyediakan tiga pintu masuk yaitu pos Cibodas dan Gunung Putri Cianjur serta pos Salabintana Kabupaten Sukabumi.

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Regional
Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Regional
Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Regional
Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Regional
Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Regional
Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Regional
Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Regional
Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Regional
Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Regional
Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Regional
Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Regional
1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

Regional
Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Regional
'Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas'

"Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas"

Regional
40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X