Jelang Puasa, Petugas Sita Tabung Elpiji 3 Kg dari Hotel dan Restoran

Kompas.com - 15/04/2019, 10:34 WIB
Diduga picu kelangkaan elpiji subsidi, disperindag dan pertamina sita tabung elpiji di hotel, rumah makan dan restoran KOMPAS.ComDiduga picu kelangkaan elpiji subsidi, disperindag dan pertamina sita tabung elpiji di hotel, rumah makan dan restoran

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com – Pertamina dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Polewali Mandar, Sulawesi Barat, melakukan inspeksi mendadak (sidak) penggunaan tabung gas elpiji tiga kilogram di sejumlah hotel, restoran dan rumah makan di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Senin (15/4/2019).

Diduga masih banyak hotel, restoran dan warung makan yang beromzet jutaan per hari  masih menggunakan elpiji subsidi. Sidak ini dilakukan juga untuk mengantisipasi kelangkaan gas elpiji bersubsidi jelang puasa Ramadan.

Inspeksi mendadak ini digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, bersama pihak Pertamina Regional VIII Sulawesi.

Baca juga: Siapkan Rp 1,2 Triliun, Pertamina Bangun 4 Terminal Elpiji di Indonesia TImur


Dari sidak yang dilakukan, petugas menemukan sejumlah hotel dan rumah makan masih menggunakan tabung gas subsidi ukuran tiga kilogram. Aksi ini sempat diwarnai protes dari salah seorang pemilik rumah makan yang menolak tabung gas miliknya disita.

Sebagai sanksi tegas, petugas kemudian menyita tabung gas subsidi ukuran tiga kilogram tersebut dan mengganti dengan tabung Bright Gas 5,5 kilo gram serta membuat surat pernyataan agar tidak menggunakan tabung gas subsidi.

Kepala Bidang Standarisasi dan Perlidungan Konsumen Disperindag Polewali Mandar, Salma Pida mengatakan, sidak ini dilakukan untuk mengantisipasi kelangkaaan tabung gas elpiji ukuran tiga kilo gram. Operasi akan terus rutin digelar menjelang bulan suci Ramadan.

“Selama ini banyak keluhan warga jika hotel, restoran dan rumah makan yang bukan kategori tidak mampu banyak memanfaatkan tabung elpiji subsidi 3 kilogram," jelas Salma.

Baca juga: Ledakan di Tempat Agen Gas Elpiji Aceh Utara, Warga Sempat Kira Ada Bom

Sales Excekutif Pertamina Regional VII, Risal Arsad mengatakan, sidak ini juga sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat yang mampu agar tidak lagi menggunakan tabung gas subsidi ukuran tiga kilogram dan beralih menggunakan tabung Bright ukuran 5,5 kilogram. Tabung gas ukuran tiga kilogram hanya diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu.

“Sidak ini juga sebagai sosialisasi kepada masyarakat yang sudah mampu agar tidak lagi menggunakan elpiji tiga kilogram yang diperuntukkan bagi warga tidak mampu,” jelas Risal.

Disperindag dan Pertamina menyatakan akan terus melakukan razia penyalahgunaan elpiji subsidi tiga kilogram terutama bagi pemilik hotel, restoran dan rumah makan karena elpiji tiga kilogram hanya diperuntukkan bagi warga tidak mampu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perahu Terbalik, Tujuh Pelajar Tenggelam, Satu Tewas

Perahu Terbalik, Tujuh Pelajar Tenggelam, Satu Tewas

Regional
Tak Punya Lubang Anus, Bayi Ini Buang Air Lewat Lubang Buatan di Perut

Tak Punya Lubang Anus, Bayi Ini Buang Air Lewat Lubang Buatan di Perut

Regional
Pengungsi Banjir Bandang Butuh Selimut, Makanan, Tikar dan Air bersih

Pengungsi Banjir Bandang Butuh Selimut, Makanan, Tikar dan Air bersih

Regional
Gibran Daftar Lewar DPD PDI-P Jateng, Rudy Enggan Komentar: Tugas Saya Sudah Selesai

Gibran Daftar Lewar DPD PDI-P Jateng, Rudy Enggan Komentar: Tugas Saya Sudah Selesai

Regional
Banjir di Kampar Meluas, Rendam Rumah Warga di Tiga Kecamatan

Banjir di Kampar Meluas, Rendam Rumah Warga di Tiga Kecamatan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Digugat Eropa, Jokowi Siapkan Pengacara Terbaik | Kasus Pembunuhan Mahasiswi Bengkulu

[POPULER NUSANTARA] Digugat Eropa, Jokowi Siapkan Pengacara Terbaik | Kasus Pembunuhan Mahasiswi Bengkulu

Regional
5 Fakta Gibran Daftar Pilkada Solo, Pilih Kamis Legi hingga Janji Sejahterakan Warga Solo

5 Fakta Gibran Daftar Pilkada Solo, Pilih Kamis Legi hingga Janji Sejahterakan Warga Solo

Regional
Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Regional
Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Regional
Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Regional
Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Regional
5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

Regional
Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Regional
4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

Regional
4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X