Ledakan di Tempat Agen Gas Elpiji Aceh Utara, Warga Sempat Kira Ada Bom

Kompas.com - 23/03/2019, 14:00 WIB
Pangkalan gas elpiji milik Agus Melan (30) di Desa Samakurok, Kecamatan Tanah Jamboe Aye, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (23/3/2019) hangus terbakar dan mengakibatkan ledakan tabung gas KOMPAS.com/MASRIADIPangkalan gas elpiji milik Agus Melan (30) di Desa Samakurok, Kecamatan Tanah Jamboe Aye, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (23/3/2019) hangus terbakar dan mengakibatkan ledakan tabung gas

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Satu pangkalan gas elpiji milik Agus Melan (30) di Desa Samakurok, Kecamatan Tanah Jamboe Aye, Kabupaten Aceh Utara terbakar pada Sabtu (23/3/2019).

Tabung gas elpiji tiga kilogram di dalam bangunan berbentuk rumah dan toko itu meledak hingga terdengar seperti dentuman bom.

Suara itu membuat warga panik dan berlarian ke luar rumah. Bahkan sebagian sempat mengangkut barang-barang ke rumah warga yang jauh dari lokasi kejadian.

Baca juga: Ledakan di Kantor Konsulat Rusia di Yunani, Diduga akibat Granat


Kepala Urusan Umum Desa Samakurok Abdul Rafar menyebutkan, kejadian itu membuat sebagian warga di dekat lokasi berhamburan menjauhi tempat ledakan.

“Warga lari karena suara ledakan tabung gas besar sekali. Mirip suara bom meledak,” katanya.

Selain itu, sambung Abdul, api cepat membesar karena bangunan itu memiliki bahan dasar konstruksi dari kayu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Aceh Utara Mawardi menyebutkan, timnya dan pemadam kebakaran mengerahkan dua unit mobil untuk memadamkan api di lokasi ledakan tersebut. Selain itu, polisi dan TNI juga membantu upaya pemadaman.

"Saat ini pemadaman masih dilakukan. Jadi data rincinya saya belum punya,” katanya.

Api dan asap membumbung tinggi. Puluhan warga memadati kawasan itu untuk melihat proses pemadaman api.

Baca juga: Ledakan di Pabrik Kimia di China, 12 Orang Tewas

Hingga saat ini, sambung Mawardi, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Diduga penyebab kebakaran karena arus pendek listrik. Namun, untuk memastikan penyebab ledakan, polisi akan menyelidiki kasus itu.

“Penyebab pasti, polisi yang melakukan penyelidikan. Fokus kami pemadaman api saja dulu,” terangnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X