Gempa Banggai Kepulauan Terasa ke Parepare, Mobil Goyang Dikira karena Ban Kempis

Kompas.com - 12/04/2019, 20:41 WIB
Epicentrum gempa Banggai Sulawesi Tengah, magnitudo 6,9, 12 April 2019. BMKGEpicentrum gempa Banggai Sulawesi Tengah, magnitudo 6,9, 12 April 2019.

PAREPARE, KOMPAS.com - Gempa yang mengguncang Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, juga dirasakan di Kota Parepare, Sulawesu Selatan. Getaran sangat dirasakan di daerah pesisir pantai.

"Saat saya sementara duduk-duduk di becak di sekitar Pasar Malam Senggol, tepatnya pukul 18.58 malam Wita, becak saya bergetar. Saya lihat warga panik," kata Adi, seorang penarik becak yang biasa mangkal di sekitar pasar malam Senggol, Kota Parepare, Jumat (12/04/2019).

Baca juga: Gempa 6,9 Magnitudo, Ribuan Warga Mengungsi ke Kantor Bupati

Sementara itu, seorang sopir angkot di Lumpue, Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Landi, sempat melihat sejumlah angkot yang sopirnya turun memeriksa ban mobil mereka karena dikira kempis.

"Saat kejadian, sejumlah sopir angkot terlihat oleng. Mereka memeriksa ban mobil mereka karena dikira kempis," kata Landi.

Saat rekannya tengah kebingungan, ia kemudian memberitahukan bahwa bukan ban yang bermasalah, tetapi karena ada gempa bumi.

Baca juga: Pasca-gempa Sulteng, Pasien RSUD Poso Enggan Kembali ke Gedung Rumah Sakit

Sementara itu, koordinator Tagana Kota Parepare, Amin Keppe, mengaku belum menerima laporan terkait kerusakan bangunan akibat gempa Banggai Kepulauan di Sulteng.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 2 Desember 2020

Regional
Bisa Tampung Ribuan Pasien Covid-19, Asrama Haji di Solo Diusulkan Jadi Tempat Isolasi

Bisa Tampung Ribuan Pasien Covid-19, Asrama Haji di Solo Diusulkan Jadi Tempat Isolasi

Regional
Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Maut di Sumedang Jadi Tersangka

Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Maut di Sumedang Jadi Tersangka

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Desember 2020

Regional
Tertidur, Pasien di Rumah Sakit Dilecehkan Anak Teman Sekamarnya, Ini Kronologinya

Tertidur, Pasien di Rumah Sakit Dilecehkan Anak Teman Sekamarnya, Ini Kronologinya

Regional
Tertimpa Pohon Besar Saat Bersepeda, Ibu Empat Anak Tewas

Tertimpa Pohon Besar Saat Bersepeda, Ibu Empat Anak Tewas

Regional
Banyumas Zona Merah, Tak Ada Pesta Kembang Api pada Malam Tahun Baru

Banyumas Zona Merah, Tak Ada Pesta Kembang Api pada Malam Tahun Baru

Regional
Oknum Perangkat Desa Cabuli Belasan Anak, Ini Faktanya

Oknum Perangkat Desa Cabuli Belasan Anak, Ini Faktanya

Regional
Video Viral Turis Asing Jadi Korban Jambret, Sempat Kejar Pelaku hingga Jatuh dari Motor

Video Viral Turis Asing Jadi Korban Jambret, Sempat Kejar Pelaku hingga Jatuh dari Motor

Regional
Seorang Bos Arisan di Cianjur Jadi Tersangka Penipuan Rp 9 Miliar

Seorang Bos Arisan di Cianjur Jadi Tersangka Penipuan Rp 9 Miliar

Regional
Seorang Polisi Diduga Ikut Memperkosa Gadis Keterbelakangan Mental

Seorang Polisi Diduga Ikut Memperkosa Gadis Keterbelakangan Mental

Regional
Seorang Operator 'Backhoe' Hilang Saat Gunung Semeru Meletus

Seorang Operator "Backhoe" Hilang Saat Gunung Semeru Meletus

Regional
4 Daerah di Jatim Jadi Zona Merah, Satgas Sebut Dampak Libur Panjang

4 Daerah di Jatim Jadi Zona Merah, Satgas Sebut Dampak Libur Panjang

Regional
Gubernur Riau Positif Corona, 75 Persen ASN Bekerja dari Rumah

Gubernur Riau Positif Corona, 75 Persen ASN Bekerja dari Rumah

Regional
Pemkot Yogyakarta Kumpulkan Direktur RS Rujukan Covid-19, Minta Kapasitas Ruang Isolasi Ditambah

Pemkot Yogyakarta Kumpulkan Direktur RS Rujukan Covid-19, Minta Kapasitas Ruang Isolasi Ditambah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X