Kompas.com - 05/04/2019, 14:13 WIB
Aparat kepolisian yang bertugas di kawasan Gunung Botak menangkap empat ornag petambang ilegal di kawasan tersebut, Kamis (4/4/2019). Selain mengamankan para petambang ilegal itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa tromol hingga bahan kimia berbahaya yang digunakan untuk memurnikan emas Foto dok Humas Polda Maluku Aparat kepolisian yang bertugas di kawasan Gunung Botak menangkap empat ornag petambang ilegal di kawasan tersebut, Kamis (4/4/2019). Selain mengamankan para petambang ilegal itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa tromol hingga bahan kimia berbahaya yang digunakan untuk memurnikan emas


AMBON, KOMPAS.com - Aparat kepolisian yang bertugas di kawasan tambang emas Gunung Botak, Desa Dava, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Maluku, menangkap empat orang penambang ilegal saat beraktivitas di kawasan tersebut.

Keempat penambang ilegal yang ditangkap itu yakni pemilik tromol Saipul Tawami (33), beserta tiga pekerja tambang yaitu Dede Kusmawan (37), Ateng (40), dan Adun Aderor (34). 

Mereka ditangkap pada Kamis (4/4/2019) pukul 14.00 WIT, setelah aparat mendapatkan informasi adanya aktivitas liar di kawasan tersebut.

Baca juga: Diduga Terjadi Pencemaran, Polisi Tutup Operasi Perusahan Tambang di Gunung Botak

“Mereka ditangkap atas informasi masyarakat bahwa ada sekelompok pemuda yang mencoba-coba melakukan aktivitas penambangan ilegal,” kata Direktur Krimsus Polda Maluku Kombes Pol Firman Nainggolan, kepada wartawan, di Ambon, Jumat (5/4/2019).

Firman mengungkapkan, keempat warga itu melakukan pengolahan emas secara diam-diam setelah mengambil material di bekas galian tambang Gunung Botak yang kini telah ditutup.

“Dari hasil pemeriksaan, para pelaku melakukan kegiatannya secara diam-diam dengan memanfaatkan situasi di lokasi ekstambang Gunung Botak,” terang dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain mengamankan empat orang penambang ilegal itu, Firman juga mengaku pihaknya ikut menyita sejumlah barang bukti yang digunakan untuk memurnikan emas berupa 6 buah tromol, 18 buah peluru tromol, dan 7 buah fanbelt masing-masing 6 buah fanbelt tromol dan 1 buah fanbelt mesin dinamo, 1 buah tabung bakar emas, 1 buah pompa injak pembakar emas, 1 buah roda pemutar tromol, dan 1 buah dinamo.

“Petugas juga menyita 1 karung ampas material, merkuri kurang lebih 2 ons, 1 buah selang panjang kurang lebih 10 meter, 1 buah kabel panjang kurang lebih 5 meter, 1 buah seruni, 3 buah hanphone,” ungkap dia.

Setelah dibawa ke Kantor Polres Pulau Buru, saat ini keempat penambang ilegal itu masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

Baca juga: Polisi Tangkap Penyalur Sianida di Gunung Botak

“Para pelaku sementara masih diperiksa untuk mengungkap pemodal, penampung emas, dan penyedia merkuri. Saat ini, tiga orang saksi sudah kami periksa,” ujar dia.

Dia menambahkan, sesuai perintah Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa, pihaknya tidak akan mentolerir setiap upaya masyarakat yang mau mencoba melakukan aktivitas ilegal di Gunung Botak dan sekitarnya.

“Siapapun yang melakukan aktivitas ilegal termasuk oknum polisi sekalipun apabila ditemukan akan ditindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku,” ujar dia.

Kompas TV Terkait tambang #longsor di #BolaangMongondow, Sulawesi Utara, kepolisian mengimbau keluarga korban tambang yang belum ditemukan tidak melakukan pencarian secara manual. Imbauan demi keselamatan, mengingat lokasi tambang sangat berbahaya. Lokasi tambang longsor berstruktur tanah labil dengan kondisi curam sangat membahayakan keselamatan warga. Jika keluarga korban harus memaksakan diri melakukan pencarian secara manual, dikhawatirkan akan menimbulkan musibah baru. Polres Kotamobagu berencana menutup lokasi tambang longsor agar tidak ada lagi aktivitas di tambang itu. Areal tambang disebut-sebut masuk kawasan perusahaan tambang emas J-Resources. #LongsorTambangIlegal
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.