Kisah Eha Soleha, Penjual Kopi Keliling di Pasar yang Jadi Caleg DPRD

Kompas.com - 05/04/2019, 07:22 WIB
Eha Soleha (44) Penjual Kopi Keliling yang kini maju sebagai calon anggota DPRD saat ditemui di kontrakannya di Lingkungan Periuk, Kota Cilegon, Kamis (4/4/2019) KOMPAS.com/ACEP NAZMUDINEha Soleha (44) Penjual Kopi Keliling yang kini maju sebagai calon anggota DPRD saat ditemui di kontrakannya di Lingkungan Periuk, Kota Cilegon, Kamis (4/4/2019)

CILEGON, KOMPAS.com - Nama Eha beberapa bulan belakangan ini jadi buah bibir, setidaknya dari para pelanggan kopinya di Pasar Kranggot.

Sebagian besar, mereka tidak percaya lantaran, ranah politik sangat jauh dari keseharian Eha sebelumnya yang hanya seorang penjual kopi keliling.

Begitulah dunia, nasib orang siapa yang tahu. Jika kemarin Eha Soleha (44) sibuk bekerja sebagai penjual kopi keliling di Pasar Induk Kranggot, kini Eha sibuk sosialisasi untuk menjadi calon anggota DPRD Kota Cilegon, Banten.

"Banyak yang bilang, mimpi kamu ya Eha, uang dari mana jadi caleg," kata Eha saat ditemui di kontrakannya di Lingkungan Periuk, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Kamis (4/4/2019).

Baca juga: Penyandang Disabilitas Enggan Memilih Caleg yang Tidak Dikenalnya

Jika ada cibiran demikian, Eha lantas mengeluarkan jurus ampuhnya yakni stiker pencalonan dirinya sebagai caleg dari Partai Persatuan Pembangunan ( PPP).

"Saya kemana-mana bawa stiker dan kartu nama, keluarin saja, sekalian sosialisasi kalau pelanggan saya warga Dapil 1, tolong pilih saya ya," Cerita dia.

Ibu satu anak ini bercerita, sebelumnya tidak pernah ada terpikir sedikit pun untuk menjadi caleg, bahkan mendengar namanya saja dia tidak tahu.

Namun keterampilan dia menarik pelanggan, membuat salah satu petinggi partai melirik dirinya untuk dicalonkan menjadi caleg.

Baca juga: Caleg PSI Mengaku Gelapkan Uang Koperasi untuk Main Judi

"Yang ngajak pelanggan saya Pak Hamdi, beliau Ketua KPC di Kecamatan Cibeber, saya tanya, apa itu caleg, apa itu anggota dewan? setelah dijelaskan saya baru mengerti," kata dia.

Butuh beberapa hari bagi Eha untuk memutuskan mendaftar sebagai caleg. Dirinya perlu meyakinkan ibunya, adik dan juga anaknya jika dirinya hendak maju menjadi caleg.

"Setelah saya yakinkan, ini gratis, semua diganggung partai, baru keluarga saya mendukung dan mendoakan saya setiap hari supaya menang," Kata dia. 

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Uang Kuliah Anak Rp 250 Juta Dipakai untuk Suap Mantan Bupati Kudus

Uang Kuliah Anak Rp 250 Juta Dipakai untuk Suap Mantan Bupati Kudus

Regional
Mahasiswa Walenrang Lamasi Blokade Jalan Tuntut Pemekaran Kabupaten

Mahasiswa Walenrang Lamasi Blokade Jalan Tuntut Pemekaran Kabupaten

Regional
Tangkap Terduga Teroris di Pekanbaru, Densus 88 Temukan Buku Jihad hingga Ketapel

Tangkap Terduga Teroris di Pekanbaru, Densus 88 Temukan Buku Jihad hingga Ketapel

Regional
4 Fakta 25 Makam di Tasikmalaya Dibongkar, Bukan Pertama Kali hingga Polisi Bentuk Tim

4 Fakta 25 Makam di Tasikmalaya Dibongkar, Bukan Pertama Kali hingga Polisi Bentuk Tim

Regional
Wakil Bupati Kendal: Saya Akan Pecat Oknum PNS yang Ketahuan Jadi Calo CPNS

Wakil Bupati Kendal: Saya Akan Pecat Oknum PNS yang Ketahuan Jadi Calo CPNS

Regional
Saat Gibran Gigih Maju Pilkada, Relawan 'Blusukan' hingga Ditanggapi Santai Calon Walkot Solo

Saat Gibran Gigih Maju Pilkada, Relawan "Blusukan" hingga Ditanggapi Santai Calon Walkot Solo

Regional
Nyamar Jadi Pocong 5 Siswa SMP Ditangkap, Sempat Kucing-kucingan dengan Polisi

Nyamar Jadi Pocong 5 Siswa SMP Ditangkap, Sempat Kucing-kucingan dengan Polisi

Regional
Pergi Melaut, Nelayan Manokwari Hilang di Perairan Tanah Rubuh

Pergi Melaut, Nelayan Manokwari Hilang di Perairan Tanah Rubuh

Regional
Di Hadapan 1590 Legislator Jateng, Ganjar Tekankan Antikorupsi dan Integritas

Di Hadapan 1590 Legislator Jateng, Ganjar Tekankan Antikorupsi dan Integritas

Regional
Kronologi Seorang Karyawan Tewas setelah Separuh Badanya Terjepit Mesin Roll

Kronologi Seorang Karyawan Tewas setelah Separuh Badanya Terjepit Mesin Roll

Regional
100 Rekaman Adegan Ranjang Jadi Barang Bukti Kasus Video Seks 3 Pria 1 Wanita di Garut

100 Rekaman Adegan Ranjang Jadi Barang Bukti Kasus Video Seks 3 Pria 1 Wanita di Garut

Regional
Gempa Bermagnitudo 5,7 Guncang Manado, Warga Diimbau Hindari Bangunan Retak

Gempa Bermagnitudo 5,7 Guncang Manado, Warga Diimbau Hindari Bangunan Retak

Regional
Mayat Dalam Koper Ditemukan di Bogor, Ini yang Buat Warga Curiga

Mayat Dalam Koper Ditemukan di Bogor, Ini yang Buat Warga Curiga

Regional
Fakta Baru Ayah Tiga Anak di Minahasa Bunuh Istri lalu Gantung Diri

Fakta Baru Ayah Tiga Anak di Minahasa Bunuh Istri lalu Gantung Diri

Regional
Pasar Ngunut Tulungagung Terbakar, 522 Pedagang Direlokasi ke Pasar Hewan

Pasar Ngunut Tulungagung Terbakar, 522 Pedagang Direlokasi ke Pasar Hewan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X