Kompas.com - 04/04/2019, 19:26 WIB

KOMPAS.com - Jelang Pilpres 2019 yang dihelat pada 17 April 2019, para penyandang disabilitas mengaku masih kesulitan mengenal para calon anggota legislatif (caleg) yang mencalonkan diri dalam Pemilu 2019.

Hal ini disampaikan oleh salah satu penyandang disabilitas, Sugiyanur yang juga ikut serta dalam sosialisasi demokrasi yang dilaksanakan di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Solo pada Rabu (3/4/2019).

"Kalau surat suara DPR RI itu kan saya enggak kenal semua, kita tahunya dari mana visi-misinya? Kalau enggak, ya engga nyoblos," ujar Sugiyanur.

Menanggapi hal itu, anggota KPU Solo, Puji Kusmarti menjelaskan bahwa KPU tidak bertanggung jawab terhadap penyampaian visi-misi caleg yang terdaftar dalam surat suara.

"Kalau kampanye itu PR-nya caleg-caleg yang harusnya mengampanyekan. Apakah dari caleg-caleg tersebut ada yang respect ke temen-temen penyandang disabilitas atau tidak," ujar Puji.

Baca juga: Bagaimana jika Kebutuhan Disabilitas dalam TPS Tak Mendukung?

Namun, Puji juga sangat menyesalkan jika ada penyandang disabilitas yang memilih tidak mencoblos dengan alasan tidak mengetahui visi-misi kandidat.

Tak hanya itu, salah satu relawan demokrasi basis difabel, Mardina, juga turut menanggapi pertanyaan Sugiyanur.

"Kalau Anda belum memahami visi-misi caleg ini, Anda bisa mencoblos partai yang dipercaya saja," ujar Mardina.

Sementara itu, Sugiyanur berpendapat bahwa biasanya ia memilih partai yang ada kenalan atau temannya sendiri.

Hal itu pun kemudian disetujui oleh para penyandang disabilitas lainnya. Mereka memang cenderung memilih partai dengan adanya kenalan.

Selain membicarakan mengenai caleg dan partai, relawan demokrasi juga memberikan panduan mengenai tata cara agar hak suara sah dalam Pilpres 2019.

Dari lima surat suara, yakni Presiden-Wakil Presiden, DPR RI, DPR Provinsi, DPR Kabupaten/Kota, DPD.

Perlu diketahui, surat suara untuk pemilihan Presiden-Wakil Presiden dan DPD tersedia surat suara Braille yang terbuat dari kertas karton tebal agar memudahkan penyandang disabilitas memilih.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Regional
Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Regional
Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.