Sidang Pemeriksaan Saksi Korban Kasus Dugaan Penganiyaan Bahar bin Smith Berlangsung Tertutup

Kompas.com - 28/03/2019, 12:14 WIB
Tampak saksi korban MKU yang mengenakan masker hadir dalam pengawalan pihak kepolisian tiba di ruang sidang dugaan penganiayaan dengan terdakwa Bahar Bin Smith, Kamis (28/3/2019). KOMPAS.com/AGIEPERMADITampak saksi korban MKU yang mengenakan masker hadir dalam pengawalan pihak kepolisian tiba di ruang sidang dugaan penganiayaan dengan terdakwa Bahar Bin Smith, Kamis (28/3/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Persidangan kasus dugaan penganiyaan dengan terdakwa Bahar bin Smith kembali digelar di Gedung Perpustakaan dan arsip, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (28/3/2019).

Agenda persidangan kali ini menghadirkan dua saksi korban yang diduga dianiaya Bahar yaitu MKU dan CAJ.

Hanya saja pemeriksaan saksi korban ini dilakukan tertutup mengingat saksi yang menurut majelis hakim masih di bawah umur.

"Ini masih di bawah umur jadi hanya orangtua saja yang dampingi. semua dipersilahkan keluar," kata Ketua Majelis Hakim Edison Muhammad, Kamis.

Baca juga: Korban Kasus Bahar Bin Smith Dihadirkan di Sidang, Jaksa Koordinasi Pengamanan dengan Polisi

Kebijakan hakim ini membuat pendukung Bahar bin Smith kecewa. Bahkan beberapa orang ada yang berteriak tak percaya usia saksi korban di bawah umur.

"Saya mau di sini, tetap bertahan," kata seorang pengunjung sidang.

Baca juga: 5 Fakta Sidang Bahar bin Smith, Eksepsi Ditolak hingga Polisi Usut Pernyataan Tentang Jokowi

Kuasa hukum terdakwa dan pihak kepolisian turun tangan mencoba membujuk pengunjung sidang untuk keluar. Meski akhirnya pengunjung keluar ruang sidang, mereka tetap berkumpul di depan pintu masuk.

Sebelumnya, ketika saksi korban MKU yang datang mengenakan masker itu tiba di ruang sidang, pengunjung sidang sempat meneriaki saksi.

Ucapan penipu pun sempat terdengar dari pengunjung sidang bahkan mereka meminta saksi korban membuka maskernya.

"Penipu, buka," kata pengunjung sidang.

suasana sidang menjadi ramai, majelis hakim kemudian meminta para pengunjung untuk tenang.

Sampai akhirnya majelis hakim memutuskan agar sidang dilakukan tertutup dengan alasan saksi masih di bawah umur.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Cadas Pangeran, Jalan Legendaris yang Menelan Korban Ribuan Jiwa

Kisah Cadas Pangeran, Jalan Legendaris yang Menelan Korban Ribuan Jiwa

Regional
Ikan-ikan Mati di Sungai Citarum, Ini Dugaan Penyebabnya

Ikan-ikan Mati di Sungai Citarum, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
Tenaga Medis RSUD Wonogiri Positif Covid-19 Bertambah 9, Total 60 Orang

Tenaga Medis RSUD Wonogiri Positif Covid-19 Bertambah 9, Total 60 Orang

Regional
Guru SMP di Jatim Meninggal Positif Covid-19, 67 Pegawai Rapid Test, Ini Hasilnya

Guru SMP di Jatim Meninggal Positif Covid-19, 67 Pegawai Rapid Test, Ini Hasilnya

Regional
RSUD AWS Samarinda Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

RSUD AWS Samarinda Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] 12 Tahun Jadi Tentara Gadungan | Viral Prank Daging Isi Sampah

[POPULER NUSANTARA] 12 Tahun Jadi Tentara Gadungan | Viral Prank Daging Isi Sampah

Regional
Kisah Agus Berdayakan Korban PHK Saat Pandemi Lewat Wastafel Portabel

Kisah Agus Berdayakan Korban PHK Saat Pandemi Lewat Wastafel Portabel

Regional
Positif Corona, Gubernur Kepri Isdianto Minta Maaf

Positif Corona, Gubernur Kepri Isdianto Minta Maaf

Regional
Menghilang, Bos Arisan yang Tipu Ratusan Anggotanya Diminta Kooperatif

Menghilang, Bos Arisan yang Tipu Ratusan Anggotanya Diminta Kooperatif

Regional
15 Tahun Aisyah Terbaring di Kasur, Ibu: Saya Ingin Anak Saya Bisa Bicara dan Berjalan Seperti Lainnya

15 Tahun Aisyah Terbaring di Kasur, Ibu: Saya Ingin Anak Saya Bisa Bicara dan Berjalan Seperti Lainnya

Regional
Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Regional
'Tracing' Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

"Tracing" Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

Regional
Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Regional
10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

Regional
4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X