5 Fakta Remaja Order Fiktif 185 Kali, Pengemudi Ojek "Online" Tuntut Bayar Pesanan hingga Dilakukan Selama Tiga Pekan

Kompas.com - 28/03/2019, 09:23 WIB
Solidaritas Driver Go-Jek Solo Raya unjuk rasa menuntut manajemen Go-Jek membatalkan tarif jarak pendek di Kantor Go-Jek Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (13/3/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANISolidaritas Driver Go-Jek Solo Raya unjuk rasa menuntut manajemen Go-Jek membatalkan tarif jarak pendek di Kantor Go-Jek Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (13/3/2019).

KOMPAS.com — Perbuatan FAF (14), remaja asal Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, membuat geram puluhan pengemudi ojek online.

Pasalnya, FAF telah melakukan order Go-Food dan Grab-Food fiktif sebanyak 185 kali. Akibat perbuatannya itu, banyak driver online kebingungan dan merugi.

Setelah ditelusuri, para driver online menemukan rumah FAF. Orangtua pelaku meminta maaf dan menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan.

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Berawal dari pesanan 20 dus makanan

Ilustrasi media sosialdiego_cervo Ilustrasi media sosial

Berdasarkan laporan dari Kepolisian Grogol, Sukoharjo, FAF akhirnya ketahuan saat memesan makanan untuk diantar ke alamat Maryanto (60) di Dukuh Turi RT 002 RW 007 Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

"Pada Minggu (24/3/2019) pukul 20.00 WIB, korban Maryanto dapat kiriman makanan dari Grab berupa makanan nasi ayam Popeye (restoran ayam goreng) sebanyak 20 dus," ujar Kapolsek Grogol, Sukoharjo, AKP Didik Noertjahjo saat dihubungi Kompas.com, Selasa (26/3/2019).

Didik menjelaskan, Maryanto merasa tidak pesan makanan apa pun melalui aplikasi. Kemudian, dia menanyakan kepada anaknya apakah pesan makanan melalui ojek online.

"Anaknya menjawab tidak memesan makanan. Tapi, karena kasihan (kepada pengendara ojek online), Maryanto membayar makanan tadi untuk dibagikan kepada orang tidak mampu," ucap AKP Didik.

Tak berhenti di situ saja, pada hari berikutnya, FAF kembali melakukan pemesanan makanan ke alamat Maryanto sebanyak dua kali. Waktu itu FAF memesan delapan dus serabi campur melalui Grab-Food dan sebuah roti Maryam.

Baca Juga: Bocah di Sukoharjo Lakukan Order Go-Food dan Grab-Food Fiktif hingga 185 Kali

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tepergok Bawa Sabu Pesanan Suami Saat Besuk, Wanita Ini Nekat Lempar Barang Bukti

Tepergok Bawa Sabu Pesanan Suami Saat Besuk, Wanita Ini Nekat Lempar Barang Bukti

Regional
Usaha Karaoke Masih Ditutup, Wali Kota Ambon: Nyanyi Tidak Bisa Pakai Masker

Usaha Karaoke Masih Ditutup, Wali Kota Ambon: Nyanyi Tidak Bisa Pakai Masker

Regional
Kabupaten Pesisir Selatan Protes Disebut Zona Kuning Covid-19

Kabupaten Pesisir Selatan Protes Disebut Zona Kuning Covid-19

Regional
Pamit Cari Sagu, Dua Anak Perempuan Hilang di Dalam Hutan

Pamit Cari Sagu, Dua Anak Perempuan Hilang di Dalam Hutan

Regional
Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis, Pelaku: Korban Menuduh Saya Maling

Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis, Pelaku: Korban Menuduh Saya Maling

Regional
Guru SMP Meninggal Positif Covid-19, Sempat Datangi Sekolah dan Berinteraksi dengan Rekan Kerja

Guru SMP Meninggal Positif Covid-19, Sempat Datangi Sekolah dan Berinteraksi dengan Rekan Kerja

Regional
Dicopot oleh Bupati Ogan Ilir, Seorang ASN Mengadu ke Komisi ASN

Dicopot oleh Bupati Ogan Ilir, Seorang ASN Mengadu ke Komisi ASN

Regional
PSBB Transisi Diperpanjang di Ambon, Wali Kota: Kita Belum Zona Kuning

PSBB Transisi Diperpanjang di Ambon, Wali Kota: Kita Belum Zona Kuning

Regional
Keraton Yogyakarta Ragu dengan Jumlah Emas Diklaim Trah HB II Telah Dijarah Inggris

Keraton Yogyakarta Ragu dengan Jumlah Emas Diklaim Trah HB II Telah Dijarah Inggris

Regional
Soal Tes Massal Covid-19, Ganjar Ingatkan Kepala Daerah: Jangan Takut Soal Citra

Soal Tes Massal Covid-19, Ganjar Ingatkan Kepala Daerah: Jangan Takut Soal Citra

Regional
Cegah Covid-19, Wagub NTB Minta Kepala Daerah Lebih Masif Lakukan Tracing

Cegah Covid-19, Wagub NTB Minta Kepala Daerah Lebih Masif Lakukan Tracing

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Agustus 2020

Regional
Korban Pelecehan Seksual 'Dosen' Berkedok Riset Swinger Capai 50 Orang

Korban Pelecehan Seksual "Dosen" Berkedok Riset Swinger Capai 50 Orang

Regional
Polres Cianjur Mendirikan Posko Pengaduan Korban Arisan HA

Polres Cianjur Mendirikan Posko Pengaduan Korban Arisan HA

Regional
Semua Santri Pondok Sempon Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Semua Santri Pondok Sempon Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X