Mahasiswi Ini Mengaku Diminta Panitia Bertanya Jadi Istri Kedua Sandiaga Uno

Kompas.com - 27/03/2019, 19:07 WIB
Kompas TV Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, berkampanye di Papua Barat, Rabu (27/3). Di sela kunjungannya, Sandi berenang menuju hotel tempat dialog bersama tokoh masyarakat. Sebelumnya, di Pulau Mansinam, Sandiaga melakukan prosesi adat Suku Doreri dengan menginjak buaya dan penyu yang dibuat dari pasir. Sandi mengatakan kunjungan ke Mansinam dan Papua Barat bukan hanya soal meraup suara, namun berkaitan dengan kebhinekaan untuk merawat kebangsaan. #KampanyeSandiaga #SandiagaUno #SandiagaBerenang

"Saya dimintai tolong sama panitia untuk bertanya bagaimana kalau saya menjadi istri kedua Bapak Sandiaga Uno. Kesannya seperti beneran ya, tapi di situ saya sebenarnya adalah bercanda," tegasnya.

Kebetulan dirinya juga orang media, pernah jadi MC, dan penyiar radio. Orang-orang yang kenal dirinya mengetahui jika memang suka bercanda.

Setelah melontarkan pertanyaan tersebut, suasana di seminar itu menjadi cair dan lebih hidup.

Tetapi, media menangkap itu adalah hal serius hingga menjadi heboh, viral, dan akhirnya dirinya menjadi sorotan semua orang yang cukup mengganggu dirinya.

Pertanyaan itu, lanjutnya, bukan dari dirinya. Meskipun diakuinya memang dirinya kagum kepada dengan Sandiaga Uno yang memiliki wajah tampan, berkharisma, dan berwibawa.

"Kuliah saya masih panjang, karier saya masih panjang, jadi tidak mungkin di usia yang seperti ini saya ingin menikah begitu," tandasnya.

Dengan klarifikasi lewat video Instagramnya, Vincentia Tiffani ingin membuktikan bahwa dirinya tidak ada keinginan untuk menjadi istri Sandiaga Uno.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sekarang semua saya serahkan kepada netizen yang maha benar dan maha pintar. Saya juga tidak bisa memaksa untuk menyukai atau membenci saya, Itu semua terserah kalian, kalian yang menilai, pemikiran orang pun berbeda-beda," tuturnya.

Vincentia Tiffani pun menyampaikan pesan agar jangan golput saat pemilu pada tanggal 17 April mendatang.

"Saya ada pesan tanggal 17 April akan ada Pemilu. Tentukan pilihan kamu, jangan golput karena kemajuan Indonesia, keberhasilan Indonesia ada di tangan kamu semua," ungkapnya.

Sementara itu, panitia acara dan korda OK OCE Prasasti Yogyakarta Endar Budi Setyono saat dikonfirmasi membenarkan jika memang tujuan dari pertanyaan itu murni untuk mencairkan suasana.

"Intinya bukan masalah ke politik, hanya untuk mencairkan suasana. Memang seperti itu, biar ramai saja," bebernya.

Endar menjelaskan, pertanyaan yang dilontarkan saat acara tersebut sifatnya spontan. Asalkan bisa mencairkan suasana dan agar acara UMKM lebih ramai.

"Bukan (permintaan dari BPN), ini tidak ada hubungannya dengan BPN. Ini hanya OK OCE Prasasti," ujarnya. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.