Petani Tewas Tersengat Listrik Lampu Penerangan Jalan Saat Mengairi Sawah

Kompas.com - 25/03/2019, 19:10 WIB

GROBOGAN, KOMPAS.com - Nasib tragis menimpa Agus Sugiarto (29), warga Dusun Planjetan, Desa Depok, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Petani itu tewas tersengat listrik di areal sawah pinggir jalan di Dusun Kedungmulyo, Desa Sindurejo, Kecamatan Toroh, Senin (25/3/2019). 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com menyebutkan, peristiwa tragis itu terjadi siang sekitar pukul 11.00 WIB saat korban tengah beraktivitas di sawah.

Sebelum kejadian, korban tengah berjalan kaki menuju parit yang berjarak sekitar 45 meter dari sawah. Saat itu, korban berpamitan dengan petani lainnya yakni Pajiyo (51) lantaran hendak mengalirkan air dari parit menuju sawah.

Beberapa saat kemudian, Pajiyo terkaget setelah mendengar jeritan keras dari arah parit. Penasaran dengan teriakan itu, Pajiyo lantas berlari menghampiri sumber suara.


Baca juga: 5 Fakta Banjir di Kabupaten Bandung, Jalan Utama Lumpuh hingga Warga Tewas Tersengat Listrik

Sesampainya di lokasi kejadian, Pajiyo melihat korban hanya berdiri terdiam dengan salah satu tangannya berpengangan pada tiang lampu penerangan jalan.

Menyadari jika korban tersetrum, Pajiyo bergegas menarik tubuh korban supaya terlepas dari tiang lampu. 

"Namun saya malah ikut tersengat dan terpental. Beberapa warga yang melihat kemudian berupaya memberikan pertolongan, namun pegangan tangan Agus di tiang sudah terlepas dengan sendirinya. Agus terjatuh," terang Pajiyo.

Petugas Kepolisian Sektor Toroh yang menerima laporan selanjutnya meluncur ke lokasi kejadian untuk menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP). Jasad korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Toroh I untuk diperiksa lebih lanjut.

Baca juga: Bocah yang Viral karena Tersengat Listrik Selamat

Kapolsek Toroh AKP Sudarwati mengatakan, dari hasil pemeriksaan tim medis tidak ditemukan unsur penganiayaan pada fisik korban.

Korban dinyatakan meninggal dunia karena tersengat listrik dari tiang lampu penerangan.

"Telapak tangan korban biru akibat tersengat arus listrik dari tiang lampu penerangan yang bermasalah. Jenazah korban, kami serahkan pihak keluarga untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat," terangnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

Regional
Tengok Rumah Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Bupati Cianjur Jamin Masa Depan Anak-anak Korban

Tengok Rumah Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Bupati Cianjur Jamin Masa Depan Anak-anak Korban

Regional
Sejarah Lokalisasi Sunan Kuning yang Ditutup Pemkot Semarang, Diresmikan Tahun 1966 oleh Wali Kota

Sejarah Lokalisasi Sunan Kuning yang Ditutup Pemkot Semarang, Diresmikan Tahun 1966 oleh Wali Kota

Regional
Fakta di Balik Tini Diboikot Warga gara-gara Beda Pilihan Pilkades di Sragen

Fakta di Balik Tini Diboikot Warga gara-gara Beda Pilihan Pilkades di Sragen

Regional
Fakta Lengkap Motivator Tempeleng Siswa, Korban Jadi 10 hingga Pelaku Minta Maaf

Fakta Lengkap Motivator Tempeleng Siswa, Korban Jadi 10 hingga Pelaku Minta Maaf

Regional
Cerita di Balik Penutupan Lokalisasi Sunan Kuning, Berdiri Sejak 53 Tahun dengan Omzet 1 Miliar Per Malam

Cerita di Balik Penutupan Lokalisasi Sunan Kuning, Berdiri Sejak 53 Tahun dengan Omzet 1 Miliar Per Malam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X