Istri Kapolri Ikut Mendongeng untuk "Trauma Healing" Anak-anak Korban Banjir Jayapura

Kompas.com - 22/03/2019, 14:40 WIB
Istri Kapolri Tri Suswati Karnavian (baju putih) sedang bercenkrama dengan anak-anak pengungsi  yang ada di Posko Induk Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (22/3/2019). KOMPAS.com/DHIAS SUWANDIIstri Kapolri Tri Suswati Karnavian (baju putih) sedang bercenkrama dengan anak-anak pengungsi yang ada di Posko Induk Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (22/3/2019).

JAYAPURA, KOMPAS.com - Anak-anak korban bencana banjir bandang yang menerjang Kabupaten Jayapura yang ada di Posko Induk Sentani mulai mendapatkan penanganan "trauma healing" agar mereka bisa melupakan penderitaan selama berada di pengungsian.

ketua Satgas Binmas Noken Polda Papua Kombes Pol Eko Rudi Sudarto, di Posko Induk Sentani, Jumat pagi (22/3/2019) menjelaskan penanganan trauma healing bagi anak-anak di pengungsian dilakukan dengan menggunakan metode dongeng dan bermain.

"Pendampingan dan akan terus diberikan selama masa pengungsian," katanya.

Dalam pelaksanaannya, Satgas Binmas Noken dibantu oleh Wahana Visi Indonesia dan relawan dari Universitas Cenderawasih.

Baca juga: Anjing Pelacak Temukan 2 Jenazah, Korban Tewas Banjir Bandang Jayapura 105 Orang

Pada hari yang sama, Istri Kapolri Tri Suswati Karnavian, ikut melakukan trauma healing menyatakan dalam setiap bencana wanita dan anak-anak adalah pihak yang paling menderita sehingga perludiberikan perhatian lebih.

"Tim kepolisian punya tim trauma healing yang bisa membantu para korban untuk menghilangkan trauma," ujarnya.

Ia yang didampingi Ketua Penggerak PKK Provinsi Papua Yulce Enembe dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jayapura Magdalena Luturmas, sempat mengajak 298 anak-anak yang ada di Posko Induk Sentani bernyanyi dan bermain bersama.

Usai bernyanyi anak-anak diberikan bingkisan makanan ringan dan bubur kacang hijau.

Baca juga: Dampak Banjir Bandang, Pondasi Jembatan Tahara Jayapura Bergeser

Dalam kunjungan singkatnya, Tri Suswati Karnavian menyerahkan bantuan dari Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE Kabinet Kerja).

Hingga hari keenam pasca bencana banjir bandang yang terjadi pada Sabtu malam (16/3/2019) 11.156 orang terpaksa mengungsi karena tempat tinggalnya rusak atau bahkan hilang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X