Kisah Taufik, Bocah Disabilitas dari Lombok yang Jadi Pahlawan Warga Malaysia

Kompas.com - 22/03/2019, 11:29 WIB
Taufik (7) saat berada di aula RSUP NTB menerima penghargaan  kehormatan sebagai pahlawan penyelamat WNA Malaysia, korban Longsor kawasan Wisata Tiu Kelep, Senaru Lombok Utara, Kamis (21/3/2019). KOMPAS.com/FITRI RTaufik (7) saat berada di aula RSUP NTB menerima penghargaan kehormatan sebagai pahlawan penyelamat WNA Malaysia, korban Longsor kawasan Wisata Tiu Kelep, Senaru Lombok Utara, Kamis (21/3/2019).

MATARAM, KOMPAS.com- Taufik (7) bocah penyandang disabilitas adalah penyelamat bagi puluhan warga negara Malaysia yang menjadi korban luka saat gempa magnitudo 5,8 mengguncang dan menyebabkan longsoran bebatuan besar di kawasan wisata air terjun Tiu Kelep, Senaru, Lombok Utara.

Sejumlah warga Malaysia yang selamat sangat berterima kasih dan bersyukur telah diselamatkan warga, termasuk seorang bocah yang tiada lelah menunjukkan jalur aman untuk kembali dan mendapatkan pertolongan.

"Hari ini kami akan pulang ke Malaysia dan sungguh anak kecil yang menolong kami, sangat hebat" kata Wong Siew Lim (56), Jumat (22/3/2019).

Baca juga: Tiba di Lombok, Presiden Jokowi Tinjau Rehabilitasi Pasca-gempa

Kamis kemarin, Taufik bersama kerabatnya diundang ke Rumah Sakit Umun Provinsi (RSUP) NTB, dalam konferensi pers bersama Duta Besar Malaysia, Global Peace Mission Malaysia, Bupati Lombok Utara Nazmul Ahkyar, dan tim dokter RSUP NTB.

Semua pihak mengapresiasi keberanian Taufik kecil, terutama Kedutaan Malaysia, yang menyebutnya sebagai pahlawan penyelamat. 

Rasa syukur dan kagum atas keberanian bocah itu membuat Kedutaan Malaysia, para korban, dan petugas Global Peace Mission Malaysia memberi penghargaan pada Taufik yang selama ini menjadi pemandu wisata di jalur Air Terjun Tiu Kelep maupun Air Terjun Sendang Gile, Senaru, yang berdekatan.

Syahrir Azfar Bin Saleh, Ketua Pengawai Operasi Global Peace Mission Malaysia mengungkapkan, Taufik akan diperiksa kesehatannya dan mendapat pengobatan serta akan disekolahkan hingga jenjang universitas.

Bupati Lombok Utara Nazmul Akhyar juga sangat bangga pada Taufik. Dia ikhlas jika Taufik dibawa ke Malaysia untuk menjalani pengobatan,

Bupati mengakui selama ini tidak tahu jika Taufik menjadi pemandu cilik bagi wisatawan di kawasan air terjun Tiu Kelep.

"Ya demi kebaikan adik Taufik kita harus mengikhlaskan ya. Kita akan lihat nanti jika Taufik berhasil atas bantuan pemerintah Malaysia," kata Nazmul.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

Regional
Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Regional
Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai PN Tanjung Karang Terbakar

Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai PN Tanjung Karang Terbakar

Regional
Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Regional
Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Regional
Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Regional
Soal 'New Normal', Wali Kota Banjarmasin Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Soal "New Normal", Wali Kota Banjarmasin Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Regional
Juru Mudi Perahu yang Terbalik di Ogan Ilir Terancam Dipidana

Juru Mudi Perahu yang Terbalik di Ogan Ilir Terancam Dipidana

Regional
Seorang Anggota TNI Positif Covid-19, Baru Menyelesaikan Pendidikan di Ambon

Seorang Anggota TNI Positif Covid-19, Baru Menyelesaikan Pendidikan di Ambon

Regional
Seorang Dokter Cuit di Twitter Bobroknya Penanganan Corona di Surabaya, Ini Reaksi Pemkot

Seorang Dokter Cuit di Twitter Bobroknya Penanganan Corona di Surabaya, Ini Reaksi Pemkot

Regional
Jadi Korban Kawanan Begal, Pemilik Yacht Asal Australia Pencet Tanda Sinyal Kapal Karam, Ini Ceritanya

Jadi Korban Kawanan Begal, Pemilik Yacht Asal Australia Pencet Tanda Sinyal Kapal Karam, Ini Ceritanya

Regional
Tiga Bulan Usai Istrinya Meninggal, Petani Setubuhi Anak Kandung hingga Lahirkan Bayi

Tiga Bulan Usai Istrinya Meninggal, Petani Setubuhi Anak Kandung hingga Lahirkan Bayi

Regional
Ganjar Cek Kesiapan 'New Normal' Sarana Publik Meski Belum Dibuka

Ganjar Cek Kesiapan "New Normal" Sarana Publik Meski Belum Dibuka

Regional
Mobil Ambulans yang Membawa Pasien Covid-19 Diamuk Warga

Mobil Ambulans yang Membawa Pasien Covid-19 Diamuk Warga

Regional
8 Petak Toko Pasar Raya Padang Terbakar, Satu Orang Terluka

8 Petak Toko Pasar Raya Padang Terbakar, Satu Orang Terluka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X