Kebakaran Lahan di Indragiri Hulu Riau Mendekati Habitat Harimau Sumatera

Kompas.com - 19/03/2019, 17:47 WIB
Kebakaran hutan dan lahan yang dipantau melalui udara di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, Senin (18/3/2019). Dok. Manggala Agni KOMPAS.com/IDON TANJUNGKebakaran hutan dan lahan yang dipantau melalui udara di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, Senin (18/3/2019). Dok. Manggala Agni

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kebakaran lahan di Desa Sungai Guntung Tengah, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, mendekati 'rumah' atau habitat harimau sumatera, yakni kawasan hutan Suaka Margasatwa (SM) Karumutan.

"Lokasi kebakaran dari SM Karumutan lebih kurang lebih dua kilometer. Dan yang terbakar sekarang ini lahan sawit masyarakat yang mulai terbakar sejak lima hari lalu," sebut Kepala Resort Pekan Heran SM Karumutan Selatan Bidang Wilayah I Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Zulkifli saat diwawancarai Kompas.com, Selasa (19/3/2019).

SM Karumutan merupakan salah satu habitat harimau sumatera. Untuk itu, pihak BBKSDA Riau turun ke lokasi untuk membantu petugas gabungan melakukan pemadaman.

Baca juga: Petugas Buat Sekat agar Kebakaran Lahan Gambut di Pelalawan Tidak Makin Meluas

"Kita dari KSDA, karena ini berbatasan dengan kawasan SM Karumutan, dan kewajiban kita sebagai pemangku kawasan untuk membantu tim Manggala Agni, TNI, Polri dan KPBD melakukan pemadaman," ujar Zulkifli.

Dia mengatakan, personel dari Resort Pekan Heran berjumlah lima orang. Sejauh ini upaya pemadaman terus dilakukan, kemudian dilanjutkan penyisiran.

"Kita menyisir titik api yang mendekati kawasan hutan SM Karumutan. Dan hari ini kita berupaya memadamkan api yang mengarah ke kawasan hutan," kata Zulkifli.

Dia memastikan titik api belum memasuki kawasan hutan SM Karumutan. Dan untuk mencegah meluasnya kebakaran, pihaknya bersama tim gabungan melakukan penyekatan.

Baca juga: Kebakaran Lahan Gambut Riau, Permukiman Warga Diselimuti Asap Tipis

"Kita berupaya menyekat kepala api. Sebagian api sudah berhasil kita padamkan," kata penjaga hutan lindung ini.

Zulkifli menambahkan, kebakaran lahan berawal dari Desa Sungai Guntung Hilir, kemudian mengarah ke kawasan hutan SM Karumutan.

"Api mengarah ke SM Karumutan, karena pengaruh angin. Kadang angin mengarah ke selatan, kadang ke utara. Api ini mengikuti arah angin. Jadi kita tidak bisa melakukan pemadaman apabila melawan angin," tutup Zulkifli.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran lahan di Desa Sungai Guntung Hilir dan Desa Sungai Guntung Tengah berlangsung selama lima hari. Titik api hingga saat ini belum bisa dikuasai petugas gabungan.

Luas lahan yang terbakar mencapai 50 hektar. Lokasi kebakaran terdapat lahan masyarakat yang sudah ditanami sawit, dan sebagian semak belukar dengan gambut yang dalam.

Baca juga: Panglima TNI Akui Sulit Matikan Api Kebakaran Lahan di Bengkalis

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta 2 Anggota TNI Adu Jotos dengan Polisi, Dipicu Salah Paham di Jalan

Fakta 2 Anggota TNI Adu Jotos dengan Polisi, Dipicu Salah Paham di Jalan

Regional
Selamat Berpulang Mas Djaduk...

Selamat Berpulang Mas Djaduk...

Regional
Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Regional
APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

Regional
Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Regional
Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Regional
Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Regional
Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Regional
Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Regional
Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Regional
Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Regional
Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Regional
8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X